Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Literasi Keuangan untuk Generasi Milenial

Kompas.com - 22/11/2018, 15:38 WIB
Murti Ali Lingga,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Chief External Affairs Home Credit Indonesia, Andy Nahil Gultom menilai literasi atau edukasi keuangan sangatlah penting untuk generasi muda, khususnya milenial.

"Ini adalah tanggung jawab kita bersama," kata Andy dalam dalam Media Talkshow “Entrepreneurship and Financial Inclusion for Millennials in the Digital Era di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (22/11/2018).

Andy menjelaskan, pembahasan jasa keuangan memang sangat luas, namun yang paling penting untuk diberikan kepada anak muda saat ini ialah literasi keuangan. Sehingga mereka nantinya bisa merencanakan atau mengelola keuangannya.

"Dalam industri keuangan paling penting ialah keterbukaan yang harus ditingkatkan. Jadi kualitas hidup yang ditingkatkan adalah keterbukaan keuangan," sebutnya.

Baca juga: Ini Beberapa Investasi ala Milenial Indonesia

Dia mengungkapkan, Home Credit Indonesia berkomitmen untuk mendorong masyarakat Indonesia untuk memahami soal keuangan. Wujudnya ialah dalam bentuk Kelas Literasi yang telah dimulai sejak 2014 silam.

"Kalau mengikuti aturan OJK (Otoritas Jasa Keuangan), perusahaan keuangan harus membuat kegiatan edukasi keuangan satu tahun sekali. Tapi kita di tahun lalu sudah melakukannya 20 kali. Jadi kita ingin mengedukasi masyarakat," tuturnya.

Menurut dia, generasi milenial dari kelas menengah yang produktif selalu dihadapkan dengan gaya hidup yang konsumtif sehingga dibutuhkan pemahaman yang baik soal keuangan.

"Home Credit menyadari bahwa kesadaran masyarakat terhadap pemahaman keuangan sejak dini sangat rendah. Terutama bagi generasi mienial yang cenderung tidak memiliki manajemen keuangan dengan baik," katanya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Lowongan Kerja PT Honda Prospect Motor untuk S1, Ini Persyaratannya

Lowongan Kerja PT Honda Prospect Motor untuk S1, Ini Persyaratannya

Whats New
Sudah Bisa Dibeli, Ini Besaran Kupon Sukuk Tabungan ST012

Sudah Bisa Dibeli, Ini Besaran Kupon Sukuk Tabungan ST012

Whats New
Revisi Target Penyaluran Kredit, BTN Antisipasi Era Suku Bunga Tinggi

Revisi Target Penyaluran Kredit, BTN Antisipasi Era Suku Bunga Tinggi

Whats New
Mampukah IHSG Bangkit Hari Ini ? Simak Anlisis dan Rekomendasi Sahamnya

Mampukah IHSG Bangkit Hari Ini ? Simak Anlisis dan Rekomendasi Sahamnya

Whats New
Kekhawatiran Inflasi Mencuat, Wall Street Berakhir di Zona Merah

Kekhawatiran Inflasi Mencuat, Wall Street Berakhir di Zona Merah

Whats New
Ada Hujan Lebat, Kecepatan Whoosh Turun hingga 40 Km/Jam, Perjalanan Terlambat

Ada Hujan Lebat, Kecepatan Whoosh Turun hingga 40 Km/Jam, Perjalanan Terlambat

Whats New
BTN Buka Kemungkinan Lebarkan Bisnis ke Timor Leste

BTN Buka Kemungkinan Lebarkan Bisnis ke Timor Leste

Whats New
[POPULER MONEY] Respons Bulog soal Program Makan Siang Gratis Butuh 6,7 Ton Beras Per Tahun | Iuran Pariwisata Bisa Bikin Tiket Pesawat Makin Mahal

[POPULER MONEY] Respons Bulog soal Program Makan Siang Gratis Butuh 6,7 Ton Beras Per Tahun | Iuran Pariwisata Bisa Bikin Tiket Pesawat Makin Mahal

Whats New
KCIC Minta Maaf Jadwal Whoosh Terlambat gara-gara Hujan Lebat

KCIC Minta Maaf Jadwal Whoosh Terlambat gara-gara Hujan Lebat

Whats New
Cara Pinjam Uang di Rp 5 Juta di Pegadaian, Bunga, dan Syaratnya

Cara Pinjam Uang di Rp 5 Juta di Pegadaian, Bunga, dan Syaratnya

Earn Smart
Kemenkeu Akui Pelemahan Rupiah dan Kenaikan Imbal Hasil Berdampak ke Beban Utang Pemerintah

Kemenkeu Akui Pelemahan Rupiah dan Kenaikan Imbal Hasil Berdampak ke Beban Utang Pemerintah

Whats New
Prudential Laporkan Premi Baru Tumbuh 15 Persen pada 2023

Prudential Laporkan Premi Baru Tumbuh 15 Persen pada 2023

Whats New
Bulog Siap Pasok Kebutuhan Pangan di IKN

Bulog Siap Pasok Kebutuhan Pangan di IKN

Whats New
Pintu Perkuat Ekosistem Ethereum di Infonesia

Pintu Perkuat Ekosistem Ethereum di Infonesia

Whats New
BTN Syariah Cetak Laba Bersih Rp 164,1 Miliar pada Kuartal I 2024

BTN Syariah Cetak Laba Bersih Rp 164,1 Miliar pada Kuartal I 2024

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com