Menhub Tegaskan Proyek di Tol Japek Tetap Rampung Akhir 2019

Kompas.com - 27/11/2018, 19:18 WIB
Kondisi pekerjaan konstruksi proyek Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) pada Senin (10/9/2018). Pekerjaan konstruksi ini hampir mencapai 50 persen. PT Jasa Marga (Persero) TbkKondisi pekerjaan konstruksi proyek Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) pada Senin (10/9/2018). Pekerjaan konstruksi ini hampir mencapai 50 persen.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, menegaskan proses pengerjaan proyek infrastruktur di area Tol Jakarta-Cikampek (Japek) akan selesai akhir 2019 mendatang. Artinya, sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

"Jadi tidak membatalkan, tidak ada pembatalan. Makanya saya nyatakan, LRT tetap selesai 2019 akhir. (Semua proyek) tetap jalan, tapi diatur nanti waktunya," kata Budi ketika ditemui di Ballroom Hotel Mandarin Oriental, Jakarta Pusat, Selasa (27/11/2018).

Budi menerangkan, proyek-proyek yang tengah dikerjakan tersebut tak ada yang dihentikan atau ditunda. Akan tetapi hanya digarap secara berganti guna mengatasi kemacetan yang terjadi selama ini.

Tiga proyek yang dikerjakan bergiliran ialah proyek LRT Jabodebek, Kereta Cepat Jakarta-Bandung, dan Tol Japek Elevated.

"Dari awal tidak membatalkan. Dari awal saya berpikir, kita harus berpikir koordinatif, harus bersama-sama tanpa mau menang sendiri," tegasnya.

Guna membahas itu, Menhub bersama instansi dan perusahaan yang terlibat dalam proyek tersebut melakukan rapat. Apa yang diputuskan terkait ini semata-mata untuk mengkoordinasikan sistem pengerjaan proyek.

"Saya ingin katakan, bahwa apa yang kita koordinasikan itu adalah untuk me-manage waktu dan ruang bagi semua stakeholder. Agar memberikan suatu toleransi tanpa mengubah target-target mereka. Sehingga itu (pengerjaan proyek) bisa dilakukan," imbuhnya.

Ia menyebutkan, salah satu proyek di Tol Japek terdapat empat perusahaan yang tengah mengerjakan sebuah proyek. Agar lebih baik, nantinya semua waktu pengerjaan dikoordinasikan agar tidak dilakukan bersamaan.

"Mereka bisa bergantian dan bisa bersamaan tapi pekerjaan itu dikoordinasikan. Jangan sendiri-sendiri. Ada satu orang bikin balok tapi (ada yang) bawa truk, intinya mengkoordinasikan itu semua. Time line pengerjaannya tetap," tutupnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X