Indonesia Peringkat Pertama untuk Konsumsi Makanan Halal Dunia

Kompas.com - 13/12/2018, 18:29 WIB
Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo ketika ditemui awak media di sela Indonesia Sharia Economy Festival (ISEF) di Surabaya, Kamis (13/12/2018). Kompas.com/Mutia FauziaDeputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo ketika ditemui awak media di sela Indonesia Sharia Economy Festival (ISEF) di Surabaya, Kamis (13/12/2018).

SURABAYA, KOMPAS.com - Angka pengeluaran atau konsumsi Indonesia untuk pangan halal sepanjang tahun 2017 cukup fantastis.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo mengungkapkan, berdasarkan data Global Islamic Economy 2018/2019, Indonesia menghabiskan 170 miliar dollar AS untuk produk makanan halal, atau setara dengan Rp 2.465 triliun (kurs Rp 14.500). Data tersebut menunjukkan, Indonesia berada dalam posisi pertama 10 negara dengan jumlah pengeluaran makanan halal terbesar di dunia.

"Indonesia termasuk yang memimpin posisi negara konsumen sekaligus produsen di sektor industri halal," ujar Dody ketika memberikan paparan dalam Indonesia Shari'a Economy Festival (ISEF) di Jakarta, Kamis (13/12/2018).

Baca juga: Masa Suatu Saat Harus Impor Bumbu Rawon Halal dari Thailand?

Secara keseluruhan, konsumsi makanan halal penduduk dunia mencapai 1.303 miliar dollar AS sepanjang tahun 2017. Angka tersebut akan meningkat 6,1 persen pada tahun 2023 mendatang, yakni mencapai 1.863 miliar dollar AS pada tahun 2023.

Akan sangat disayangkan, jika Indonesia dengan potensi yang begitu besar dengan populasi jumlah penduduk terbesar di dunia hanya puas dengan menjadi negara dengan jumlah konsumsi makanan halal terbesar di dunia.

"Indonesia, sebagai negara Muslim terbesar yang mewakili 13 persen populasi Muslim global, merupakan bagian integral dan sentral dari ekonomi Muslim yang kian besar di seluruh dunia. Sekitar 218,8 miliar dollar AS dikeluarkan oleh muslim Indonesia di seluruh sektor ekonomi Islam pada tahun 2017," ujar Dody.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Halal Local Berambisi Jadi yang Terbaik di Australia

Belum maksimalnya industri makanan halal Indonesia terindikasi dari tidak masuknya Indonesia di dalam 10 besar negara dengan iklim industri pangan halal terbaik di dunia.

Di dalam daftar 10 negara dengan iklim industri pangan halal terbaik terdapat Uni Emirat Arab di posisi pertama, kemudian di susul Malaysia, Brazil, Oman, Jordan, dan Australia. Kemudian juga terdapat Brunei Darussalam, Pakistan, Sudan, dan Qatar.

Adapun berikut daftar negara dengan pengeluaran pangan halal terbesar di dunia berdasarkan data Global Islamic Economy Report 2018/2019.

  1. Indonesia: 170 miliar dollar AS
  2. Turki: 127 miliar dollar AS
  3. Pakistan: 118 miliar dollar AS
  4. Mesir: 86 miliar dollar AS
  5. Banglades: 76 miliar dollar AS
  6. Iran: 63 miliar dollar AS
  7. Arab Saudi: 51 miliar dollar AS
  8. Nigeria: 47 miliar dollar AS
  9. Rusia: 41 miliar dollar AS
  10. India: 38 miliar dollar AS
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.