Pertamina Kucurkan Dana 7,75 Juta Dollar AS untuk Kelola Blok Maratua

Kompas.com - 30/12/2018, 18:15 WIB
Ilustrasi blok migas

KOMPAS/SUBUR TJAHJONOIlustrasi blok migas

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (persero) telah menyiapkan investasi sebesar 7,75 juta dolar AS untuk mengelola Blok Maratua, Kalimantan Utara.

Direktur Hulu Pertamina Dharmawan H Samsu menegaskan bahwa Blok Maratua memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan. Blok Maratua akan dikelola dengan skema gross split dan Pertamina telah menyiapkan investasi total sebesar 7,75 juta dolar AS yang terdiri dari Komitmen Kerja Pasti dan Signature Bonus.

Dharmawan menegaskan bahwa dalam Komitmen Kerja Pasti Pertamina akan melakukan studi geologi and geofisika (G&G) dan Seismik 2D/3D sejauh 500 kilometer di wilayah tersebut.

"Melalui kegiatan seismik dan studi G&G oleh Pertamina, diharapkan dapat memperkuat upaya pembuktian cadangan di Blok Maratua dan Pertamina dapat memperoleh potensi cadangan yang lebih besar dari sebelumnya,” ujar Dharmawan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (29/12/2018).

Dharmawan menambahkan, Blok Maratua memiliki potensi strategis terutama untuk pengembangan Eksplorasi Pertamina di Kalimantan Utara.

Pengelolaan Blok Eksplorasi ini mendukung komitmen Pertamina dalam kegiatan eksplorasi di Indonesia dimana Pertamina dalam tahun 2018 ini sangat aktif menambah wilayah eksplorasi, melakukan joint study serta melakukan kegiatan pemboran sumur eksplorasi.

"Pertamina juga telah berpartisipasi 15 persen di WK East Sepinggan sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan aktivitas eksplorasi dan pengembangan lapangan baru di Indonesia," kata dia.

Blok Maratua adalah wilayah kerja migas seluas 7.835,07 kilometer persegi yang terletak di Cekungan Tarakan. Area Kalimantan Utara (Kaltara) yang merupakan lokasi Cekungan Tarakan memiliki kumulatif produksi yang potensial. Di sekitar wilayah tersebut, Pertamina juga memiliki 4 wilayah kerja aktif di area Kaltara yaitu Pertamina EP Aset 5 di Bunyu, PHE Nunukan, JOB Pertamina – Medco EP Simenggaris, dan PHE East Ambalat.

Berdasarkan potensi yang dimiliki cekungan Tarakan di area Kaltara serta potensi bisnis terintegrasi dengan kilang Methanol, PLN, Jargas Kota Tarakan dan Bunyu serta pengembangan kawasan industri lain di Kaltara maka penambahan wilayah kerja di area Kaltara melalui Wilayah Kerja Maratua akan berpotensi menambah cadangan dan produksi serta memperkuat eksistensi Pertamina di Kaltara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.