Ada Asian Games dan Pertemuan IMF-Bank Dunia, Kunjungan Wisman Naik 11,63 Persen

Kompas.com - 02/01/2019, 18:30 WIB
Tim sepak takraw putra Indonesia berpose memperlihatkan medali emas seusai pertandingan final quadrant putra Asian Games 2018 di GOR Ranau, Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sabtu (1/9/2018). Sejarah baru diukir tim sepak takraw Indonesia dengan meraih emas Asian Games 2018 di nomor quadrant putra, sekaligus menjadi prestasi terbaik pada cabang sepak takraw sejak pertama kali dilombakan di Asian Games 1990. ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDITim sepak takraw putra Indonesia berpose memperlihatkan medali emas seusai pertandingan final quadrant putra Asian Games 2018 di GOR Ranau, Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sabtu (1/9/2018). Sejarah baru diukir tim sepak takraw Indonesia dengan meraih emas Asian Games 2018 di nomor quadrant putra, sekaligus menjadi prestasi terbaik pada cabang sepak takraw sejak pertama kali dilombakan di Asian Games 1990.

JAKARTA, KOMPAS.com - Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia periode Januari-November 2018 sebesar 14,39 juta. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, ada kenaikan kunjungan 11,63 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 12,89 kunjungan.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, hal ini disebabkan karena sepanjang tahun ini ada beberapa gelaran penting yang dihelat, sehingga menumbuhkan minat wisatawan datang ke Indonesia.

Pada Agustus-September 2018 ada pesta olahraga Asian Games 2018 yang melibatkan 45 negara di Asia. Acara ini menyedot cukup banyak antusiasme inernasional sehingga menambah jumlah wisman ke Indonesia.

Kemudian, dilanjutkan dengan acara Asian Para Games dan Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF)-Bank Dunia.

Baca juga: Ada Pertemuan IMF-Bank Dunia, Jumlah Wisman Oktober 2018 Justru Turun

"Pada bulan Oktober 2018 banyak momen yang terjadi, misalnya ada Asian Para Games, ada pertemuan IMF-Bank Dunia, ini pengguna angkutan udara naik pada Oktober," ujar Suhariyanto di kantor BPS, Jakarta, Rabu (2/1/2019).

Pada Oktober, total kunjungan wisatawan ke Indonesia sebesar 8.114.100 orang. Kemudian pada November 2018 turun menjadi 7.565.400 orang.

Kunjungan wisatawan terbesar pada Oktober 2018 melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, yakni sebesar 1.916.500 orang. Sementara pada November 2018 turun menjadi 1.796.500 orang.

"Posisi bulan November turun karena low season. Biasanya bulan Desember akan meningkat," kata Suhariyanto.

Baca juga: Selama Asian Games 2018, Pengeluaran Wisatawan Tembus Rp 3,7 Triliun

Secara kumulatif dari Januari hingga November 2018, wisma yang datang dari wilayah Asia Tenggara memiliki persentase kenaikan tertinggi, yaitu 21,02 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sedangkan wilayah Timur Tengah mengalami persentase penurunan paling besar tahun ini, yakni minus 7,87 persen.

Berdasarkan kebangsaan, wisman yang paling banyak berkunjung ke Indonesia berasal dari Malaysia sebanyak 2,26 juta kunjungan atau 15,67 persen. Disusul oleh China sebanyak 1,99 juta kunjungan, Timor Leste 1,6 juta kunjungan, Singapura 1,53 juta kunjungan, dan Australia 1,19 juta kunjungan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Biaya, Syarat, dan Cara Mengurus STNK Hilang atau Rusak di Samsat

Biaya, Syarat, dan Cara Mengurus STNK Hilang atau Rusak di Samsat

Whats New
Salurkan Kredit ke Sektor Prioritas, Bank Akan Dapat Insentif

Salurkan Kredit ke Sektor Prioritas, Bank Akan Dapat Insentif

Whats New
Transaksi Belanja di Malaysia dan Thailand Bisa Pakai QRIS

Transaksi Belanja di Malaysia dan Thailand Bisa Pakai QRIS

Whats New
Omicron Melonjak, Sri Mulyani: Ini Akan Jadi Perhatian agar Tak Pengaruhi Pemulihan Ekonomi

Omicron Melonjak, Sri Mulyani: Ini Akan Jadi Perhatian agar Tak Pengaruhi Pemulihan Ekonomi

Whats New
OJK Ingatkan, Hati-hati jika Ada Pinjol Ilegal 'Catut' Nama OJK

OJK Ingatkan, Hati-hati jika Ada Pinjol Ilegal "Catut" Nama OJK

Spend Smart
Perluas Layanan QRIS ke Negara Tetangga, BI Gandeng Bank Negara Malaysia

Perluas Layanan QRIS ke Negara Tetangga, BI Gandeng Bank Negara Malaysia

Whats New
Tingkat Utang RI Naik 10,8 Persen, Sri Mulyani: Lebih Baik Dibanding Negara Berkembang Lain

Tingkat Utang RI Naik 10,8 Persen, Sri Mulyani: Lebih Baik Dibanding Negara Berkembang Lain

Whats New
Targetkan 10 Juta Pohon, Mentan: Alhamdulillah, Kopi Indonesia Sangat Diminati...

Targetkan 10 Juta Pohon, Mentan: Alhamdulillah, Kopi Indonesia Sangat Diminati...

Whats New
Bank Indonesia Prediksi The Fed Naikkan Fed Fund Rate 4 Kali di Tahun Ini

Bank Indonesia Prediksi The Fed Naikkan Fed Fund Rate 4 Kali di Tahun Ini

Whats New
 IHSG dan Rupiah pada Sesi I Merah

IHSG dan Rupiah pada Sesi I Merah

Spend Smart
Lewat “Petrofin Peduli”, Elnusa Petrofin Gelar 640 CSR Sepanjang Tahun 2021

Lewat “Petrofin Peduli”, Elnusa Petrofin Gelar 640 CSR Sepanjang Tahun 2021

Rilis
Bos BI Prediksi Suku Bunga The Fed Naik di Bulan-bulan Ini

Bos BI Prediksi Suku Bunga The Fed Naik di Bulan-bulan Ini

Whats New
G20 Jadi Peluang Kampanye Pemberdayaan Disabilitas, Menaker: Mereka Sulit Dapat Kerja

G20 Jadi Peluang Kampanye Pemberdayaan Disabilitas, Menaker: Mereka Sulit Dapat Kerja

Whats New
Polri Buka Lowongan Kerja Perwira Lulusan Sarjana, Minat?

Polri Buka Lowongan Kerja Perwira Lulusan Sarjana, Minat?

Whats New
Biaya, Cara, dan Syarat Perpanjang STNK Lima Tahunan

Biaya, Cara, dan Syarat Perpanjang STNK Lima Tahunan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.