Citilink Ingin Dapat Pendapatan Tambahan dari Bagasi Berbayar

Kompas.com - 16/01/2019, 07:35 WIB
Pesawat Citilink yang melakukan penerbangan internasional perdana dari Banyuwangi, Jawa Timur menuju Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (19/12/2018). KOMPAS.com/IRA RACHMAWATIPesawat Citilink yang melakukan penerbangan internasional perdana dari Banyuwangi, Jawa Timur menuju Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (19/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Maskapai Citilink akan menghapus layanan bagasi gratis bagi para penumpang rute domestiknya.

Direktur Citilink Utama Citilink Juliandra Nurtjahjo mengakui langkah itu diambil untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari kebijakan tersebut.

"Saya enggak sebut angka, tapi kita ada yang namanya ancillary revenue. Kita itu terus bertumbuh dari 10 persen berkontribusi terhadap total revenue, dan kita target untuk mencapai kontribusi 20 persen," ujar Juliandra di Jakarta, Selasa (15/1/2019).

Selain mengenakan bagasi berbayar, lanjut Juliandra, perusahaannya telah melakukan hal lain untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Sebab, pendapatan dari biaya bagasi berbayar tak akan signifikan.

"Kita berusaha untuk bisa survive. Kalau bicara (harga tiket) ini bukan menaikkan harga, tapi diskonnya yang kita kurangi. Salah satunya kalau LCC ada space di kabin, (untuk) iklan di dalam pesawat. Itu peluang pendapatan tambahan. Ada logonya dengan partner advertising kita,” kata Juliandra.

Juliandra mengaku belum dapat memastikan penghapusan bagasi gratis itu akan diterapkan kapan. Sebab, pihaknya menunggu peraetujuan dari Kementerian Perhubungan.

"Tentunya izin harus kita penuhi dulu. Sesuai aturan merubah SOP dari free 20 kilogram menjadi gratis kita ajukan dulu ke Kemenhub. Kita juga harus memastikan kesiapan, seperti di loket tidak boleh ada antrian," ucap dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X