Kompas.com - 21/02/2019, 07:40 WIB
Ilustrasi: Suasana di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre, Batam, Kepulauan Riau. KOMPAS.COM/ HADI MAULANAIlustrasi: Suasana di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre, Batam, Kepulauan Riau.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, nasib Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (BP Batam) segera ditentukan dalam waktu dekat ini.

Sebab, kini tampuk kepempinan di BP Batam masih belum jelas kerena masih terjadi dualisme.

"Tujuan kita supaya jangan tumpang tindih (kepemimpinan). Jadi sekarang lagi kita cari formatnya," kata Luhut di kantornya, Jakarta, Rabu (20/2/2019).

Luhut mengungkapkan, saat pembentukan BP Batam ketika itu belum terbentuk sebuah kabupaten/kota di sana. Sehingga keberadaannya berdiri sendiri, namun seiring perjalanan lahirlah daerah dengan kepada pemerintahannya.

"Dulu, BP Batam dibuat belum ada kabupaten, belum ada kota. Kemudian terjadilah dualisme. Sekarang inginnya supaya jadi satu, lagi dicari solusi apakah mungkin nanti Presiden menerbitkan Perpu (Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- Undang)," ujarnya.

Dia menjelaskan, hingga kini penyelesaian terkait nasib BP Batam masih terus dibahas. Seperti apa langka terbaik untuk menentukan keberadaan dan pimpinan BP Batam kedepannya. Sehingga tidak berlarut masalah tersebut.

"Itu (solusinya) dalam penggodokan final. Saya harap tidak lebih dari enam bulan selesai," ungkapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diketahui, keberadaan dan nasib BP Batam masih belum jelas hingga kini. Karena adanya dualisme antara Pemerintah Kota Batam dan BP Batam terkait pengelolaan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas ini.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.