Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kemenhub Siapkan Dua Draft Aturan Baru Angkutan Transportasi Online

Kompas.com - 16/10/2018, 05:08 WIB
Ridwan Aji Pitoko,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah terus menggodok aturan pengganti Peraturan Menteri (PM) 108 guna mengatur operasional angkutan online. Teranyar, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menyiapkan dua draft terkait aturan tersebut.

"Barusan tadi ada rapat dengan Pak Menteri (Perhubungan), saya sudah membuat dua draft peraturan menteri, yang pertama peraturan menyangkut masalah angkutan sewa khusus penyelenggaraannya dan satu lagi untuk standar pelayanan minimalnya," ucap Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi di Jakarta, Senin (15/10/2018).

Dalam salah satu draft soal standar pelayanan minimal, terdapat aturan penyematan panic button di aplikasi transportasi online untuk keamanan dan keselamatan pengemudi serta penumpang.

Adapun kedua rancangan atau draft tersebut akan dibawa Budi dalam Focus Group Discussion (FGD) yang akan diselenggarakan pada 18 hingga 24 Oktober mendatang.

Baca juga: Pemerintah Pertimbangkan Perpres Aturan Angkutan Online yang Baru

"Jadi nanti ada FGD dan kemudian kita ada pembahasan lagi dengan semua aplikator, aliansi pengemudi, dan pemerintah. Semua kami libatkan," sebut Budi.

Budi pun menambahkan, pihaknya tak terlalu terburu-buru dalam menelurkan kembali kebijakan atau peraturan untuk angkutan online tersebut.

Pemerintah memiliki waktu 90 hari sejak PM 108 dianulir Mahkamah Agung (MA) pada pertengahan September silam. Waktu tersebut dirasa cukup untuk membuat peraturan baru agar tak kembali digugat di MA.

"Sekarang kami bikin yang sempurna sehingga enggak digugat lagi. Jadi ini yang saya kerjakan melibatkan semua pihak, aplikator saya libatkan, aliansi libatkan, kawal bersama-sama sehingga produk hukum ini bukan hanya pemerintah saja melainkan menanggapi respons semuanya," tutur Budi.

Adapun Budi menargetkan aturan baru soal operasional angkutan transportasi online bakal keluar pada 20 Desember 2018.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Rincian Tarif Listrik per kWh Berlaku Mei 2024

Rincian Tarif Listrik per kWh Berlaku Mei 2024

Whats New
Inflasi AS Sulit Dijinakkan, The Fed Pertahankan Suku Bunga

Inflasi AS Sulit Dijinakkan, The Fed Pertahankan Suku Bunga

Whats New
The Fed Tahan Suku Bunga, Mayoritas Saham-saham di Wall Street Melemah

The Fed Tahan Suku Bunga, Mayoritas Saham-saham di Wall Street Melemah

Whats New
IHSG Diperkirakan Melemah Hari Ini, Simak Analisis dan Rekomendasi Sahamnya

IHSG Diperkirakan Melemah Hari Ini, Simak Analisis dan Rekomendasi Sahamnya

Whats New
5 Cara Tarik Tunai DANA di Alfamart, IndoMaret, dan ATM

5 Cara Tarik Tunai DANA di Alfamart, IndoMaret, dan ATM

Spend Smart
Hari Buruh dan Refleksi Ketimpangan Gender

Hari Buruh dan Refleksi Ketimpangan Gender

Whats New
Punya Aset Rp 224,66 Triliun, LPS Siap Jamin Klaim Simpanan Bank Tutup

Punya Aset Rp 224,66 Triliun, LPS Siap Jamin Klaim Simpanan Bank Tutup

Whats New
Tak Lagi Khawatir Lupa Bawa Uang Tunai Berbelanja di Kawasan Wisata Samosir

Tak Lagi Khawatir Lupa Bawa Uang Tunai Berbelanja di Kawasan Wisata Samosir

Whats New
Info Limit Tarik Tunai BCA Sesuai Jenis Kartu ATM Lengkap

Info Limit Tarik Tunai BCA Sesuai Jenis Kartu ATM Lengkap

Spend Smart
3 Cara Tarik Tunai Tanpa Kartu BCA, Penting Saat Lupa Bawa di ATM

3 Cara Tarik Tunai Tanpa Kartu BCA, Penting Saat Lupa Bawa di ATM

Earn Smart
[POPULER MONEY] Serikat Pekerja Tuntut Naik Upah, Menaker Balik Tuntut Kenaikan Kompetensi | Luhut Janji Microsoft Tak Akan Menyesal Investasi Rp 27,6 Triliun di Indonesia

[POPULER MONEY] Serikat Pekerja Tuntut Naik Upah, Menaker Balik Tuntut Kenaikan Kompetensi | Luhut Janji Microsoft Tak Akan Menyesal Investasi Rp 27,6 Triliun di Indonesia

Whats New
Cara Bayar Tagihan FIF di ATM BCA, BRI, BNI, Mandiri, dan BTN

Cara Bayar Tagihan FIF di ATM BCA, BRI, BNI, Mandiri, dan BTN

Spend Smart
Bank Mandiri Tegaskan Tetap Jadi Pemegang Saham Terbesar BSI

Bank Mandiri Tegaskan Tetap Jadi Pemegang Saham Terbesar BSI

Whats New
Cek Jadwal Pembagian Dividen Astra Otoparts

Cek Jadwal Pembagian Dividen Astra Otoparts

Whats New
Syarat Ganti Kartu ATM Mandiri di CS Machine dan Caranya

Syarat Ganti Kartu ATM Mandiri di CS Machine dan Caranya

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com