Pemerintah Akui Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2017 Tak Sesuai Harapan

Kompas.com - 08/08/2017, 14:17 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengklaim realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal II 2015 sebesar 5,01 persen tidak jelek.

Namun ia mengakui hal itu tidak sesuai perkiraan pemerintah. "Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi kita tidak jelek walaupun tidak sebagus yang diharapkan," ujarnya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (8/8/2017).

Dari sumber pertumbuhannya tutur Darmin, pertumbuhan ekonomi kuartal II 2017 masih di dorong investasi, konsumsi rumah tangga, dan ekspor, yang sejauh ini masih tumbuh positif. Hanya konsumsi pemerintah yang justru minus 1,93 persen.

Namun, dia menuturkan, jebloknya konsumsi pemerintah bukan karena belanja modal namun lantaran keterlambatan pencairan gaji ke-13 dan belanja barang rutin akibat adanya efisiensi anggaran.

"Kalau seandainya itu (konsumsi pemerintah) naik saja, maka angka pertumbuhan ekonomi 5,1 persen itu pasti mungkin terjadi," kata Darmin.

Adapun tingkat konsumsi rumah tangga 4,94 masih dianggap  tumbuh positif oleh pemerintah. Meskipun, lebih kecil dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 5,07 persen.

Sementara itu dari sisi sektor, pemerintah juga menilai pertumbuhan sektor pertanian, konstruksi, dan jasa tumbuh cukup baik pada kuartal II 2017.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.