Ada Kasus First Travel, OJK Minta Masyarakat Tetap Tenang

Kompas.com - 22/08/2017, 13:02 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyelidikan dan proses hukum terkait kasus First Travel masih terus berlanjut.

Menanggapi hal ini, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso meminta masyarakat untuk tetap tenang selama menunggu proses penanganan kasus tersebut.

Wimboh menyatakan, saat ini pihaknya dan pihak-pihak terkait sedang dalam proses penyelesaian kasus First Travel.

"Kita selalu meminta kepada masyarakat tenang, sedang ditangani bersama oleh kepolisian," kata Wimboh di Gedung Mahkamah Agung (MA), Selasa (22/8/2017).

Wimboh menjelaskan, produk perjalanan umroh yang ditawarkan First Travel menemui kegagalan, ditandai dengan batal berangkatnya ribuan jamaah. Oleh karenanya, OJK telah menghentikan penawaran produk umroh promo yang ditawarkan First Travel.

"Produknya adalah jasa travel dan perusahaan tidak bisa memberangkatkan. Tidak bisa men-deliver produknya sehingga nasabah dirugikan," ujar Wimboh.

Ke depan, masyarakat pun diminta untuk semakin berhati-hati. "Ini menjadi pelajaran berharga bagi lembaga yang memberikan otoritas perizinan kepada produk demikian, karena ini produk perizinannya tidak semua di OJK," terang Wimboh.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.