Desmon Silitonga
Head Investment

Analis PT Capital Asset Management, alumnus Pascasarjana FE UI.

First Travel dan Skema Ponzi

Kompas.com - 23/08/2017, 09:31 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini
EditorLaksono Hari Wiwoho

Ironisnya, ketika pihak berwajib menilik dua rekening yang dimiliki oleh FT, saldo yang tersisa hanya sekitar Rp 2,8 juta.

(Baca Saldo Hanya Rp 1,3 juta, Polisi Telusuri Aliran Dana dari Rekening First Travel)

Bagaimana mungkin dana ratusan miliar rupiah menguap begitu saja dan menyisakan saldo hanya jutaan rupiah?

Anehnya, ketika pemilik FT ditanya, ke mana aliran dana itu, maka ia hanya berkelit lupa.

Namun, berdasarkan penelurusan (tracking) yang dilakukan oleh Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan bahwa sekitar 30 persen dari dana umrah tersebut telah disalahgunakan oleh pemilik FT untuk kepentingan pribadi (Detik.com, 20/8/2017).

Pemilik FT menggunakan dana umrah tersebut untuk membeli berbagai aset untuk kebutuhan pribadi, mulai dari mobil mewah, rumah mewah, dan untuk menunjang gaya hidup yang mewah dan glamor.

(Baca Polisi Juga Sita Rumah Mewah Bos First Travel di Sentul)

Setelah kasus FT ini terkuak, sejumlah foto beredar yang menunjukkan pemilik FT ini sedang berlibur di luar negeri dengan berbagai latar tempat wisata terkenal.

Bukan itu saja, FT juga ditengarai telah menempatkan dana umrah ini di koperasi Pandawa Group, yang sebelumnya telah diputus pailit dengan kerugian dana masyarakat mencapai triliunan rupiah.

Skema ponzi

Mengapa FT bisa memberikan harga yang murah jauh di bawah pasar? Sejumlah pihak pun menengarai bahwa itu bisa dilakukan karena FT menjalankan bisnisnya menggunakan model skema ponzi.

(Baca Skema Ponzi Dominasi Investasi Bodong di Indonesia)

Secara sederhana, skema ponzi ialah kemampuan untuk mengatur arus cash (cash flow) tanpa didukung dengan underlying asset dan manajemen risiko yang baik.

Selama masih ada dana baru (fresh money) yang masuk, maka piramida ponzi ini akan tegak berdiri dan pemilik dana menikmati keuntungan. Dana segar dari nasabah baru ini dipakai untuk membayar nasabah lama.

Halaman:


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.