Data Nasabah Dijual, OJK Minta Masyarakat Lakukan Ini

Kompas.com - 25/08/2017, 15:15 WIB
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa waktu lalu kepolisian menangkap pelaku penjualan data nasabah industdi jasa keuangan.

Terkait hal ini, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengimbau agar masyarakat selalu berhati-hati dalam memberikan datanya.

Wimboh mengatakan, semisal nasabah membuka rekening tabungan, maka telitilah dan baca baik-baik formulir yang akan diisi.

Sebab, dalam formulir pembukaan rekening terdapat pilihan apakah nasabah bersedia datanya digunakan oleh pihak ketiga.

(Baca: Mengapa Data Nasabah Bisa Bocor?)

 

"Waktu isi formulir, masyarakat juga harus paham dan harus membaca. Mengizinkan atau tidak datanya diberikan kepada pihak lain," kata Wimboh di Kompleks Perkantoran Bank Indonesia (BI), Jumat (25/8/2017).

Di sisi lain, Wimboh pun menyatakan perbankan harus transparan kepada nasabah. Maksudnya, perbankan seharusnya memberikan informasi kepada nasabah terkait pemberian informasi.

Wimboh menuturkan, bank tidak boleh luput atau lupa menginformasikan kepada nasabah apabila ada pilihan untuk datanya diberikan kepada pihak ketiga. Di sini, nasabah bisa memilih bersedia atau tidak.

Dalam Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14/SEOJK.07/2014 tentang Kerahasiaan dan Keamanan Data dan/atau Informasi Pribadi Konsumen, perusahaan jasa keuangan dilarang memberikan informasi data nasabah kepada pihak ketiga.

Akan tetapi, aturan tersebut dikecualikan apabila nasabah memberikan pernyataan setuju secara tertulis.

(Baca: Data Dijual, Nasabah Harus Berbuat Apa?)

Kompas TV Bank Mandiri Janji Kembalikan Dana Nasabah yang Hilang

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.