Janji Bangun Smelter, Freeport Siapkan 2,3 Miliar Dollar AS

Kompas.com - 01/09/2017, 05:00 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorMuhammad Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Freeport Indonesia sudah menyatakan bersedia membangun pabrik pengolahan tambang atau smelter pasca mencapai kesepakatan dengan pemerintah terkait perpanjangan masa operasi.

Juru bicara Freeport Indonesia Riza Pratama mengungkapkan rencana awal terkait pembangunan smelter yang sudah dijanjikan oleh Freeport kepada pemerintah Indonesia.

"Sementara ini pembangunan smelter tetap di Gresik, Jawa Timur," ujarnya kepada Kompas.com, Jakarta, Kamis (31/8/2017).

Selama ini, Gresik bukanlah kota yang asing bagi Freeport sebab sebagian konsentrat hasil tambang Freeport diolah di pabrik smelter Gresik milik PT Smelting yang 25 persen sahamnya dimiliki oleh Freeport.

Sekitar 60,5 persen saham PT Smelting dimiliki oleh Mitsubishi Materials. Adapun sisanya yaitu 9,5 persen oleh Mitsubishi Corporation Unimetal Ltd, dan 5 persen oleh Nippon Mining and Metals Co, Ltd.

Namun Riza mengatakan, pabrik smelter yang akan dibangun oleh Freeport adalah pabrik baru, bukan pengembangan pabrik PT Smelting. Nantinya kapasitas smelter baru itu mencapai dua kali lebih besar dari PT Smelting. "Smelter baru dengan kapasitas yang mampu menyerap 2 juta ton konsentrat," kata Riza.

Pembangunan smelter Freeport di Gresik diperkirakan akan memakan waktu hingga lima tahun dengan nilai investasi mencapai 2,3 miliar dollar AS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Freeport sendiri dipastikan akan memperpanjang operasinya di Indonesia setelah bersedia mengubah status Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

Pemerintah memberikan izin operasi 10 tahun dengan opsi perpanjangan 2 kali 10 tahun. Artinya, Freeport bisa beroperasi hingga 2041 mendatang.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.