Dampak Erupsi dan Cuaca Buruk, Sejumlah Penerbangan Garuda Indonesia "Delay"

Kompas.com - 01/12/2017, 15:01 WIB
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah penerbangan Garuda Indonesia pada Jumat (1/12/2017) pagi hingga menjelang sore mengalami penundaan atau delay.

Penundaan jadwal penerbangan terjadi sebagai dampak dari erupsi Gunung Agung dan cuaca buruk yang melanda beberapa kota, belakangan hari ini.

Baca juga : Kompensasi Ini Wajib Diterima Calon Penumpang Pesawat saat Kena Delay

"Kami dari Garuda Indonesia mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Tapi, sekarang sebenarnya sudah proses recovery, kami butuh waktu sampai semuanya normal kembali," kata Senior Manager Public Relation Garuda Indonesia Ikhsan Rosan saat dihubungi Kompas.com pada Jumat siang.

Ikhsan menjelaskan, penundaan jadwal penerbangan karena cuaca buruk jumlahnya lebih sedikit ketimbang yang disebabkan erupsi Gunung Agung.

Baca juga : Bandara Lombok Ditutup, 23 Penerbangan Garuda Indonesia Dibatalkan

Dia menjanjikan, pihaknya sesegera mungkin mengembalikan jadwal penerbangan ke kondisi normal lagi setelah Bandara Internasional Lombok kembali dibuka, pagi tadi. 


Dari total penerbangan Garuda Indonesia sekitar 600 jadwal setiap harinya, penundaan akibat dua kondisi tersebut terjadi di kisaran tiga sampai empat jam. Penundaan jadwal didapati pada penerbangan domestik hingga internasional.

"Untuk kompensasi, kami sudah berikan sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan bagi penumpang yang terdampak ketidaknyamanan ini," tutur Ikhsan.

Pihaknya sampai saat ini masih mendata berapa penerbangan yang mengalami penundaan.

Baca juga : Bandara Ngurah Rai Tutup, Garuda Indonesia Batalkan 88 Penerbangan

Kompas TV Ratusan calon penumpang maskapai Lion Air bersitegang dengan petugas bandara dan petugas customer service.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.