Sunarto, Guru di Medan yang Jadi Agen Laku Pandai dengan 2.000 Nasabah

Kompas.com - 08/12/2017, 09:00 WIB
Sunarto, salah satu agen laku pandai PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN), Tbk di Binjai, Medan Sumatera Utara. KOMPAS.com/ PRAMDIA ARHANDO JULIANTOSunarto, salah satu agen laku pandai PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN), Tbk di Binjai, Medan Sumatera Utara.
|
EditorAprillia Ika

Hambatan tersebut menjadikan semangat Sunarto sebagai bankir desa pun berkurang, dirinya mengakui sempat pasif selama satu hingga dua bulan pertama saaat menjadi agen laku pandai. Sebab, nasabahnua tak kunjung bertambah.

"Ketika mendapatkan 30 nasabah itu saya agak macet. Sementara waktu itu akuisisi nasabah di sekolah belum bisa," ungkapnya.

Baca juga : BTPN: Agen Laku Pandai Itu Harus Happy

Akhirnya harapan itu muncul ketika WOW Agent Representatives Bank BTPN mampu meyakinkan kepala sekola tempat Sunarto mengajar untuk mengizinkan Sunarto dapat mengakuisisi anak murid dan guru sekolah tersebut sebagai nasabah laku pandai BTPN.

"700 orang anak Madrasah Aliyah Negeri masuk, dan setelah tahu ternyata bisa beli pulsa dari situ murah nggak perlu keluar rumah jadi mereka banyak yang nabung nabung untuk beli pulsa juga," paparnya.

Nasabah Sunarto pun melejit hingga ratusan orang, bahkan saat itu Sunarto seperti kembali mendapatkan semangat baru untuk terus menjadi bankir di pedesaan, hingga puncaknya dirinya mendapatkan hadiah dari BTPN satu unit sepeda motor sebagai salah satu agen berprestasi.

"Nah dari situ saya mulai termotivasi lagi kan udah 700 nasabah dan di akhir tahun saya mendapatkan kereta (sepeda motor)," jelasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga : Bankir: Sinyal dan Listrik Jadi Kendala Ekspansi Agen Laku Pandai

Dengan banyaknya nasabah yang terlayani oleh Sunarto, maka insentif atau pendapatan Sunarto menjadi agen laku pandai pun kian hari kian meningkat.

Selain itu ada kepuasan tersendiri bisa meyakinkan banyak orang untuk mulai menabung, mengelola keuangan secara baik dan benar.

"Insentif kalau 1 bulan itu pertama kali Rp 28.000 per bulan pada tahun 2016, kemudian naik menjadi Rp 80.000 per bulan, terus naik sampai April 2017 sudah hampir Rp 3 jutaan per bulan," jelas Sunarto.

Hingga usaha dan kerja keras dan keikhlasan melayani nasabah, Sunarto pun membuahkan hasil manis dengan mendapatkan hadiah berangkat Umroh gratis bersama dengan istri.

Baca juga : BRI dan BTPN Kuasai 80 Persen Jaringan Agen Laku Pandai di Indonesia

Sementara itu, sejak diluncurkan pada Maret 2015, hingga September 2017, jumlah agen BTPN Wow mencapai 200.000 agen dan melayani 4,3 juta nasabah.

“Nasabah dapat melakukan pembukaan rekening, tarik dan setor uang melalui agen bank dengan biaya yang sangat murah. Nasabah juga dapat melakukan berbagai transaksi di antaranya mengirim uang, membeli pulsa, serta membayar tagihan listrik/air, telepon, asuransi, TV berlangganan dan membeli tiket melalui hape,” kata Reza.

Salah satu faktor kunci kesuksesan produk layanan ini adalah keberadaan dan peran para agen bank. Mereka menjadi perpanjangan tangan bank dalam melayani para nasabah.

“Agen BTPN Wow bisa melakukan pembukaan rekening, melayani setoran dan tarik tunai. Melalui para agen inilah kami hadir melayani masyarakat yang selama ini berada di luar jangkauan bank,” katanya.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.