Bambang P Jatmiko
Editor

Penikmat isu-isu ekonomi

Butuh Cara "Gila" untuk Selesaikan Berbagai Masalah di Indonesia

Kompas.com - 12/12/2017, 09:23 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini
EditorAmir Sodikin

Karenanya, perlu cara-cara yang "revolusioner" untuk mengatasinya. Cara-cara yang tidak lumrah, dan di luar pemahaman awam guna mengurai kompleksitas yang ada.

Infrastruktur dan Freeport

Akhir pekan kemarin, saya dan beberapa rekan jurnalis, akademisi, serta aktivis media sosial melakukan site visit ke sejumlah lokasi pembangunan infrastruktur di Sumatera Utara, spesifiknya ke jalan tol dan pelabuhan.

Di Sumatera Utara, pembangunan jalan tol gencar dilakukan dalam waktu 2-3 tahun belakangan ini, sehingga provinsi ini sekarang memiliki tol dengan panjang mencapai 113 kilometer.

Sebelumnya selama hampir 30 tahun, Sumut punya jalan tol yang panjangnya cuma 33 kilometer di ruas Belawan-Medan-Tanjungmorawa (Belmera). Jika dirata-rata, hanya bertambah kurang dari 1 km per tahun.

Di sektor pelabuhan, saat ini sedang dilakukan penyelesaian pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung. Pembangunan keseluruhan infrastruktur ini diperkirakan akan menelan dana hingga Rp 34 triliun. Pada tahap pertama, kebutuhan dana mencapai Rp 4 triliun.

Jika tahap pertama rampung, pelabuhan ini akan mampu  disandari kapal kontainer dengan kapasitas sekitar 4.000-5.000 twenty-foot equivalent unit (TEU's). Selain itu, pelabuhan ini juga akan bisa disandari oleh kapal muatan curah komoditas yang mendukung pergerakan logistik di Sumatera Utara.

Untuk bandara, di Sumatera Utara ada dua proyek pengembangan fasilitas aviasi, yakni pembangunan kawasan di sekitar Kualanamu dan pengembangan Bandara Silangit.

Pembangunan berbagai fasilitas ini hanya sebagian dari potret hajat pemerintah menggenjot infrastruktur. Dan, semua itu butuh duit.

Kebutuhan dana untuk membangun infrastruktur yang menjadi program pemerintah mencapai Rp 5.000 triliun dalam kurun 2015 hingga 2019.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.