Menurut Sri Mulyani, Ini yang Harus Diwaspadai Investor Tahun 2018

Kompas.com - 18/12/2017, 13:16 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat ditemui di Hotel Raffles, Jakarta Selatan, Senin (4/12/2017). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat ditemui di Hotel Raffles, Jakarta Selatan, Senin (4/12/2017).
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memaparkan risiko yang harus dihadapi dan keuntungan dari kondisi perekonomian di Indonesia pada tahun 2018 mendatang pada acara Investor Gathering di gedung Kementerian Keuangan, Senin (18/12/2017) siang.

Risiko yang menurut Sri harus diwaspadai adalah kondisi perekonomian dunia yang akan memengaruhi ekonomi dalam negeri.

"Pertama, pemulihan ekonomi itu sendiri yang selama ini masih dibayangi ketidakpastian. Kedua, restrukturisasi perekonomian di China yang sekarang terus menghadapi trade off antara stabilitas dan kontinuitas atau sustainability dengan kemampuan mereka adjust di dalam komposisi pertumbuhan ekonomi. Balancing yang dilakukan China akan memengaruhi seluruh dunia," kata Sri di hadapan para investor.

Risiko lain adalah kebijakan ekonomi Amerika Serikat yang dipengaruhi oleh pengumuman pengganti Janet Yellen di bank sentral Federal Reserve hingga arah kebijakan pimpinan baru The Fed ke depan. Sri juga menyinggung tentang pemerintah AS yang sedang menyusun kebijakan baru dalam hal perpajakan.

Baca juga: Ketika Anak SD Minta Emas 1 Kg, Kucing, dan Pulsa Rp 200.000 ke Sri Mulyani...

"Untuk di Eropa walaupun sudah menunjukkan tanda pemulihan, namun secara politik jauh dari stabil. Kalau lihat di Jerman yang diasumsikan sebagai daerah paling stabil, belum mampu membentuk pemerintahan baru setelah pemilu, dan proses Brexit yang sudah terjadi," tutur Sri.

Sementara hal positif yang menjadi keuntungan bagi investor di Indonesia adalah tahun 2018 yang bertepatan dengan tahun politik dan perhelatan Asian Games. Menurut Sri, kedua hal tersebut bisa jadi momen untuk meningkatkan perekonomian di Indonesia menjadi tumbuh dan berkembang lebih positif lagi.

Sri juga memaparkan tentang pencapaian pemerintah dalam hal ekspor yang tingkat pertumbuhannya mencapai dua digit pada kuartal III 2017 serta tingkat investasi yang tinggi. Dia berharap, kondisi perekonomian akan terus membaik sehingga investor bisa berinvestasi dalam rangka sama-sama membangun Indonesia serta memperoleh profit.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X