Akhir Tahun, KPPU Monitor Harga Komoditas Pangan

Kompas.com - 28/12/2017, 05:00 WIB
Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha Syarkawi Rauf di Gedung PPATK, Jakarta, Kamis (24/8/2017).KOMPAS.com/IHSANUDDIN Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha Syarkawi Rauf di Gedung PPATK, Jakarta, Kamis (24/8/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha ( KPPU) Syarkawi Rauf mengatakan, pada akhir tahun ini pihaknya bersama dengan instansi terkait akan terus memonitor harga komoditas pangan.

Namun demikian, Syarkawi melihat pada akhir tahun ini harga komoditas pangan cenderung menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

" Harga pangan cenderung turun dari waktu ke waktu, karena kami di dalam tim satu sama lain berkoordinasi antar Kemendag, Kementan, kemudian ada Kapolri di situ, ada KPPU. Tim ini terus mendorong melakukan monitoring terhadap perkembangan pasokan dan harga komoditas pangan strategis," ujar Syarkawi di Megawati Institute Jakarta, Rabu (27/12/2017).

Baca juga : KPPU: Perpendek Rantai Distribusi Beras

Selain itu, lanjut Syarkawi, pihaknya juga fokus memantau pergerakan harga daging sapi segar bersama satuan tugas pangan, sebab harga daging sapi kerap mengalami lonjakan harga di akhir tahun.

"Yang terjadi apa, harga daging sapi di feedloter atau Rumah Potong Hewan (RPH) itu justru mengalami penurunan harga," jelasnya.

Dia menjelaskan, biasanya harga berat hidup sapi Rp 42.500 per kilogram, namun saat ini mencapai Rp 41.500 turun Rp 1.000.

''Kalau harga sapi hidupnya hanya Rp 41.500 per kilogram, harga sapi yang sudah potong di pasaran seharusnya Rp 110.000 sampai Rp 115.000 per kilogram," jelasnya.

Dengan ini, pihaknya akan terus mengawal, dan memastikan kementerian atau instansi terkait dapat menjamin pasokan agar harga komoditas pangan tidak melonjak.

"Mudah-mudahan tren ini terus membaik dari waktu ke waktu," pungkas Syarkawi.

Kompas TV Kepala Badan Ketahanan Pangan, Agung Hendriadi menjamin ketersediaan dan stabilitas harga pangan menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru.


Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorAprillia Ika
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X