Divestasi Saham Freeport Ditargetkan Rampung Juni 2018 - Kompas.com

Divestasi Saham Freeport Ditargetkan Rampung Juni 2018

Kompas.com - 12/01/2018, 18:48 WIB
Direktur Utama Inalum, Budi Gunadi Sadikin di Hotel Mulia Jakarta, Jumat (27/10/2017). KOMPAS.com/ACHMAD FAUZI Direktur Utama Inalum, Budi Gunadi Sadikin di Hotel Mulia Jakarta, Jumat (27/10/2017). 

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium ( Inalum) Budi Gunadi Sadikin menargetkan, proses pembelian saham divestasi PT Freeport Indonesia akan rampung pada Juni 2018 mendatang.

"Juni 2018, ikut Pak Jonan (Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral)," ujar Budi saat ditemui di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (12/1/2018).

Budi mengatakan, PT Inalum (Persero), bersama dengan Pemerintah Provinsi Papua, dan Pemerintah Kabupaten Mimika sepakat melaksanakan pembelian saham PT Freeport Indonesia hasil divestasi dengan membentuk konsorsium bersama.

"Kami akan bersama Pemda dan Pemprov untuk masuk ke saham, supaya tidak pecah-pecah dan supaya mayoritas," kata Budi.

Seperti diketahui, sebanyak 10 persen saham PT Freeport Indonesia dari total 51 persen yang dialihkan ke pemerintah Indonesia dari Freeport McMoran. Nantinya saham tersebut akan dikelola secara mandiri oleh Pemerintah Provinsi Papua, Pemerintah Kabupaten Mimika, bersama dengan PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) selaku induk holding BUMN pertambangan.

Saat ini, pemerintah pusat telah menandatangani perjanjian divestasi saham PT Freeport Indonesia dengan Pemprov Papua dan Pemkab Mimika pada Jumat (12/1/2018), di mana 10 persen saham Freeport nantinya untuk Papua.

Namun demikian, Budi mengaku belum mengatahui secara detil pengelolaan saham 10 persen tersebut.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan, tahapan divestasi saham PT Freeport Indonesia tetap berlangsung sesuai rencana. Prosesnya juga masih berlangsung sampai saat ini, dan masih didasarkan dari perjanjian awal yang dilaksanakan pada 27 Agustus 2017 silam.


EditorBambang Priyo Jatmiko
Komentar
Close Ads X