Urutan Pemblokiran Kartu SIM Prabayar Jika Tak Registrasi Jadi Berita Terpopuler

Kompas.com - 01/03/2018, 05:00 WIB
Ratusan warga di Ambon mengantre di  Kantor Telkomsel Ambon untuk melakukan registrasi ulang kartu prabayar mereka, Rabu (28/2/2018). KOMPAS.com/Rahmat Rahman PattyRatusan warga di Ambon mengantre di Kantor Telkomsel Ambon untuk melakukan registrasi ulang kartu prabayar mereka, Rabu (28/2/2018).
Penulis Aprillia Ika
|

"Mulai 1 Maret berlaku pemblokiran untuk outgoing call dan outgoing SMS," ujar Plt Kepala Humas Kemenkominfo, Noor Iza dalam pesan singkatnya, Rabu (28/2/2018).

Registrasi prabayar tersebut sesuai dengan Peraturan Kementerian Kominfo Peraturan Menteri Kominfo Nomor 12 Tahun 2016 Tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi.

Tahap selanjutnya, jika telepon dan SMS keluar sudah diblokir tapi belum juga melakukan registrasi kartu prabayar sampai 14 April, maka mulai 15 April April pemblokiran juga akan dilakukan untuk telepon masuk dan SMS masuk.

Baca juga : Ini Urutan Pemblokiran Kartu Prabayar jika Belum Registrasi

2. Jemaah Yusuf Mansur Ramai-ramai Buka Rekening di Bank Muamalat

Yusuf Mansur menyatakan, pembukaan tabungan tersebut adalah langkah awal agar industri perbankan syariah di Indonesia semakin kuat. Sebab, perkembangan industri perbankan disokong oleh umat.

"Umat bercita-cita mendorong industri perbankan syariah, maka ini langkah konkret kami membantu menanam kebaikan di Bank Muamalat Indonesia untuk membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi syariah secara umum," ujar Yusuf di Kantor Pusat Bank Muamalat.

Baca juga : Jemaah Yusuf Mansur Ramai-ramai Buka Rekening di Bank Muamalat  

3. Mantan Wakil PM Malaysia: Indonesia dan Malaysia Melawan Balik Eropa

Mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Tun Musa Hitam menilai upaya pemblokiran serta kampanye hitam terhadap minyak kelapa sawit asal Indonesia dan Malaysia justru menunjukkan bahwa produk perkebunan kedua negara sudah sangat unggul dan dominan.

Kondisi tersebutlah yang kemudian mengusik para pelobi dari industri minyak nabati lain di Eropa, mulai mendengungkan tantangan. Bentuk tantangan itu pun bermacam-macam, mulai dari kampanye hitam hingga penolakan terhadap minyak kelapa sawit produksi Indonesia dan Malaysia.

Baca juga : Mantan Wakil PM Malaysia: Indonesia dan Malaysia Melawan Balik Eropa

4. Makin Melemah, Rupiah Diperdagangkan di Rp 13.700 per Dollar AS

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X