Ini Proyek Bandara dan Pelabuhan yang Ditawarkan ke Swasta - Kompas.com

Ini Proyek Bandara dan Pelabuhan yang Ditawarkan ke Swasta

Kompas.com - 14/03/2018, 22:26 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi dalam Rakornas Perhubungan Darat di Jakarta, Rabu (14/3/2018)KOMPAS.com/Yoga Hastyadi Widiartanto Menhub Budi Karya Sumadi dalam Rakornas Perhubungan Darat di Jakarta, Rabu (14/3/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melakukan finalisasi Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) Limited Concession Scheme (LCS). Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan, pihaknya masih menyelesaikan skema pengelolaan Badan Usaha Bandar Udara (BUBU).

"Berkaitan dengan share ini, dalam minggu ini kita akan finalisasi bagaimana BUBU tetap di Kementerian Perhubungan, tapi dasar hukum apa yang bisa diberikan," kata Budi Karya, Rabu (14/3/2018).

Dia mengatakan, sejumlah proyek brownfield akan ditawarkan untuk ditawarkan konsesi kepada swasta. Di antaranya, Bandara Labuan Bajo, Bandara Radin Inten, Bandara Juwata, Pelabuhan Manokwari, Pelabuhan Timika, Pelabuhan Bau-Bau. "Itu (proyek) yang relatif besar dan masih ada di Kementerian Perhubungan," ucapnya.

Budi menyebut, konsesi pengelolaan infrastruktur perhubungan itu akan ditawarkan kepada investor dalam negeri maupun asing. Tetapi pihaknya masih menghitung pengaturan imbal bagi untuk infrastruktur tersebut.

Baca juga: Gudang Garam Dipastikan akan Bangun Bandara di Kediri Jawa Timur

"Saya mungkin akan harmonisasi dulu dengan peraturan yang ada. Karena kita tidak ingin membuat satu aturan tapi tidak sesuai dengan ketentuan yang ada," sebutnya.

Budi Karya berharap Perpres LCS bisa diselesaikan pada akhir bulan ini.

Direktur Program Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Rainer Haryanto menjelaskan, skema pembiayaan konsesi investasi akan dilakukan dua opsi. Yakni pembayaran di muka (up front payment) dan kombinasi pembayaran hasil yang dicicil.

"Nanti pengaturan skema pembayarannya akan diatur dalam Perpres. Tapi kita memang mengharapkan untuk dilakukan up front, agar ada injeksi fresh money kepada negara" kata Rainer.

Baca juga: Viktor Laiskodat Ingin Beli Bandara Komodo

Direktur Jenderal Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan, Isa Rachmatarwata bilang pihaknya masih menyelesaikan simplifikasi prosedur pengalihan konsesi.

Selain itu, akan diatur juga pemanfaatan dana, salah satu opsinya dikelola melalui Badan Layanan Umum (BLU).

"Detail operasinya kita harus rapi , jangan sampai melanggar aturan-aturan pemanfaatan aset negara," ujar Isa. (Ramadhani Prihatini)

Berita ini sudah tayang di Kontan.co.id dengan judul Ini deretan proyek bandara dan pelabuhan yang ditawarkan ke swasta


Sumber
Komentar
Close Ads X