Munawir Aziz
Sekretaris PCI Nahdlatul Ulama United Kingdom, Penulis Sejumlah Buku

Sekretaris PCI Nahdlatul Ulama United Kingdom, menulis buku Bapak Tionghoa Nusantara: Gus Dur, Politik Minoritas dan Strategi Kebudayaan (Kompas, 2020) dan Melawan Antisemitisme (forthcoming, 2020).

Media Sosial dan Semangat Millenial 4.0

Kompas.com - 07/05/2018, 11:25 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Pengguna internet di Indonesia adalah terbesar ke-4 di Asia. Dari riset internet World Stats pada 2016, pengakses teknologi internet di negeri ini berjumlah sekitar 78 juta.

Adapun penetrasi atau rasio pengguna internet di Indonesia ditaksir sekitar 30,5 persen. Di kawasan Asia, pengguna internet terbesar yakni Cina (674 juta/49,5 persen populasi), India (375 juta/30 persen), Jepang (115 juta/90,6 persen), dan kemudian Indonesia.

Di bawah Indonesia, negara-negara berkembang mengikuti penetrasi dan pertumbuhan teknologi internet, yaitu Bangladesh (53,9 juta), Vietnam (47,3 juta), Filipina (47,1 juta) , Korea Selatan (45,3 juta), Thailand (38 juta) dan Pakistan (29,1 juta).

Data ini sejalan dengan perkembangan pengguna teknologi internet yang masif di Asia yang mencapai 4 miliar, dengan penetrasi 40,2 persen. Perkembangan signifikan akan menjadi peluang bagi Indonesia jika dikelola secara komprehensif.

Dari risetnya, Hermawan Kartajaya memperkenalkan tren "Citizen 4.0" untuk melihat perubahan komunikasi antar-manusia. Menurut dia, interaksi antar manusia sekarang ini semakin horisontal, inklusif, dan sosial, yang direkatkan oleh teknologi informasi serta media sosial yang menjangkau populasi manusia secara masif.

Baca juga: Fenomena Etika di Media Sosial

Menurut Kartajaya, perlahan-lahan terjadi pergeseran pola komunikasi yang tidak lagi memperhitungkan bangsa, suku, agama, serta latar belakang kultur manusia. Setiap orang berproses menjadi bagian dari "citizen of the world".

Gagasan Hermawan Kartajaya ini merupakan edisi lanjutan dari karya risetnya bersama Philip Kotler, yang dipublikasikan pada 2016, yaitu Marketing 4.0, Moving from Traditional to Digital.

Pada karya tersebut, Philip Kotler dan Hermawan Kartajaya memprediksi bagaimana perubahan-perubahan pola komunikasi dan marketing dalam mencipta peluang bisnis di era digital.

Perubahan platform dan inovasi teknologi digital mempengaruhi interaksi manusia pada masa mendatang, tidak hanya dalam bisnis dan pemasaran tetapi juga dalam interaksi kewarga negaraan (citizenship), yaitu menjadi warga global yang terintegrasi dengan teknologi digital sebagai lanjutan dari dampak inovasi digital.

Tentu saja, badai teknologi digital yang mengguncang Facebook harus diwaspadai sebagai lubang hitam media sosial. Namun, perkembangan teknologi dan inovasi media sosial harus juga kita maknai secara bijak, yaitu menggunakan untuk kebajikan seraya menyebarkan pencerahan.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Aturan PSE , Pemerintah Didorong Percepat Pembahasan RUU Perlindungan Data Pribadi

Ada Aturan PSE , Pemerintah Didorong Percepat Pembahasan RUU Perlindungan Data Pribadi

Whats New
Harga Gandum Meningkat, Komisi IV Dukung Kementan Perluas Substitusi Pangan Lokal dengan Sorgum

Harga Gandum Meningkat, Komisi IV Dukung Kementan Perluas Substitusi Pangan Lokal dengan Sorgum

Whats New
Mengenal Perusahaan Outsourcing, Penyedia Jasa yang Kerap Dibutuhkan Perusahaan Multinasional

Mengenal Perusahaan Outsourcing, Penyedia Jasa yang Kerap Dibutuhkan Perusahaan Multinasional

Rilis
Atasi Kompleksitas Distribusi ke Warung Kelontong, GoToko Lanjutkan Ekspansi Bisnis

Atasi Kompleksitas Distribusi ke Warung Kelontong, GoToko Lanjutkan Ekspansi Bisnis

Whats New
Dinilai Terlalu Tinggi, Ekonom Usulkan Tarif Ojol Naik Maksimal 10 Persen

Dinilai Terlalu Tinggi, Ekonom Usulkan Tarif Ojol Naik Maksimal 10 Persen

Whats New
Apa Itu Koperasi: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Tujuan, dan Prinsipnya

Apa Itu Koperasi: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Tujuan, dan Prinsipnya

Earn Smart
7 Cara Membuat CV Lamaran Kerja secara Online, Mudah dan Gratis

7 Cara Membuat CV Lamaran Kerja secara Online, Mudah dan Gratis

Work Smart
Bahlil Sebut Siap-Siap Jika Harga BBM Naik, Ini Kata Sri Mulyani

Bahlil Sebut Siap-Siap Jika Harga BBM Naik, Ini Kata Sri Mulyani

Whats New
Indofood Dukung Bahan Baku Lokal untuk Mi Instan

Indofood Dukung Bahan Baku Lokal untuk Mi Instan

Rilis
Dukung Transformasi Digital, FiberStar dan Huawei Gelar Technofeast

Dukung Transformasi Digital, FiberStar dan Huawei Gelar Technofeast

Rilis
Perkecil Backlog Rumah di RI, Ini Saran Ekonom untuk Pemerintah

Perkecil Backlog Rumah di RI, Ini Saran Ekonom untuk Pemerintah

Whats New
Seputar Masa Percobaan Kerja: Aturan, Upah, dan Batas Waktunya

Seputar Masa Percobaan Kerja: Aturan, Upah, dan Batas Waktunya

Work Smart
Ada Perbaikan di Tol Jakarta-Cikampek, Jasa Marga Pastikan Tak Ada Penutupan Jalan

Ada Perbaikan di Tol Jakarta-Cikampek, Jasa Marga Pastikan Tak Ada Penutupan Jalan

Whats New
Ingin Hemat Beli Kuota Internet? Simak Promo dari GoPay Satu Ini

Ingin Hemat Beli Kuota Internet? Simak Promo dari GoPay Satu Ini

Spend Smart
Kapan PMN Untuk Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Cair? Ini Jawaban Kemenkeu

Kapan PMN Untuk Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Cair? Ini Jawaban Kemenkeu

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.