Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Saat Scania Pamer "Dapur" dan Produknya kepada Konsumen Indonesia

Kompas.com - 14/05/2018, 08:31 WIB

SODERTALJE, KOMPAS.com - Scania AB, salah satu perusahaan pembuat truk dan bus terkemuka dunia, mengundang secara terbatas pelanggannya dari Indonesia ke salah satu pabrik sekaligus tempat kelahiran perusahaan itu di Sodertalje, di luar Ibu Kota Swedia, Stockholm, 26 April lalu.

Kepada para pelanggan itu, yang umumnya perusahan kontraktor tambang, Scania memperkenalkan sejumlah produk terbaru dan memperlihatkan bagaimana truk dan bus dibuat.

Produk yang diperkenalkan antara lain truk seri R 580 XT 6X4 dan R 500 XT.

Para tamu undangan itu mendapat penjelasan langsung dari petinggi Scania tentang speksifikasi truk, kutur kerja, dan nilai-nilai yang anut perusahaan dalam mengembangkan produk.

Baca juga: CEO Scania Temui Ahok Khusus untuk Tawari Bus

Mereka juga diajak untuk melihat bagaimana truk dirakit dan seperti apa suasana kerja pabrik perakitan, serta diberi kesempatan mencoba truk dan bus di lintasan khusus milik Scania yang panjangnya 3 kilometer.

Pilihan truk yang bisa dicoba sangat beragam, tidak hanya dua seri yang disebutkan di atas tadi. Bahkan ada pula bus hibrid ramah lingkungan dengan model low entry yang cocok untuk transportasi publik di dalam kota.

Truk-truk tersebut merupakan bagian dari generasi baru yang disebut Scania XT. Produk-produk Scania XT sudah mulai dikembangkan tahun 2016-2017.

Hal mendasar dari Scania XT antara lain bumper yang sangat kuat yang menonjol 150 milimeter di bagian depan kabin. Hal itu membuat truk punya penampilan yang khas yang menandakan kekuatan dan kekokohan.

Selain itu, pelanggan Scania XT dapat memilih paket interior dan eksterior lokal yang berbeda, yang berkontribusi meningkatkan produktivitas dan memperkuat kesan kendaraan.

Perusahaan yang memiliki sejarah 127 tahun sebagai pembuat truk, bus, serta mesin disel itu, menjanjikan kendaraan berkualitas tinggi yang aman dan nyaman dengan teknologi terkini serta berusaha untuk lebih ramah lingkungan.

Senior Vice President Parts and Service Marketing Scania, Lars Karsson, mengatakan kepada para tamu dari Indonesia itu bahwa truk-truk baru tersebut sangat cocok untuk aktivitas di area pertambangan atau pun untuk pengangkutan kargo.

Dia mengatakan, kapasitas angkut truk yang besar akan menolong para pengguna dapat bekerja efisien dan efektif sehingga mendapat keuntungan yang maksimal.

Direktur Marketing PT United Tractors Tbk, Loudy Irwanto Ellias, pada kesempatan yang sama juga menegaskan, Scania R 580 XT 6X4 cocok untuk aktivitas tambang karena kapasitas angkutnya yang besar, bisa mencapai 40 ton.

United Tractors sendiri merupakan merupakan distirbutor tunggal Scania di Indonesia.

Walau telah diperkenalkan secara terbatas kepada para pelanggan dari Indonesia, Scania R 580 XT baru akan diluncurkan secara resmi di Tanah Air pada akhir Juni mendatang.

Khusus untuk truk seri R 500 XT, kata Loudy, pemesan dari Indonesia ada yang menjadikanya sebagai kendaraan pemadam kebakaran. Di pasar Eropa, truk yang sama digunakan untuk pengakutan kargo.

Halaman selanjutnya Seperti Lego

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal APBN: Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Strukturnya

Mengenal APBN: Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Strukturnya

Earn Smart
Apa Itu Pegadaian: Pengertian, Jenis Usaha, dan Sejarah Berdirinya

Apa Itu Pegadaian: Pengertian, Jenis Usaha, dan Sejarah Berdirinya

Whats New
Dapat Tambahan Pasokan Gas Bumi dari JTB, Petrokimia Gresik: Ini Menjadi Sangat Penting

Dapat Tambahan Pasokan Gas Bumi dari JTB, Petrokimia Gresik: Ini Menjadi Sangat Penting

Rilis
IHII: Revisi UU BPJS di RUU Kesehatan Sangat Mengkhawatirkan

IHII: Revisi UU BPJS di RUU Kesehatan Sangat Mengkhawatirkan

Whats New
Luhut Sebut Insentif Motor Listrik Rp 7 Juta, Sri Mulyani Bakal Bahas dengan DPR

Luhut Sebut Insentif Motor Listrik Rp 7 Juta, Sri Mulyani Bakal Bahas dengan DPR

Whats New
Fasilitas Pengelolaan Limbah B3 dan Non B3 Kini Hadir di Lamongan

Fasilitas Pengelolaan Limbah B3 dan Non B3 Kini Hadir di Lamongan

Whats New
Pangkas 3.414 Nomenklatur Jabatan Pelaksana, Menteri PANRB: Biar Lebih Lincah dan Tidak Rumit

Pangkas 3.414 Nomenklatur Jabatan Pelaksana, Menteri PANRB: Biar Lebih Lincah dan Tidak Rumit

Whats New
Bos Samsung Indonesia Curhat ke Sri Mulyani, Khawatir Dampak Resesi

Bos Samsung Indonesia Curhat ke Sri Mulyani, Khawatir Dampak Resesi

Whats New
Atasi Pengangguran, Kemenaker Pertemukan Langsung 250 Pencari Kerja dengan Pengusaha

Atasi Pengangguran, Kemenaker Pertemukan Langsung 250 Pencari Kerja dengan Pengusaha

Rilis
Selama Sepekan, Modal Asing Masuk RI Capai Rp 4,42 Triliun

Selama Sepekan, Modal Asing Masuk RI Capai Rp 4,42 Triliun

Whats New
Ada Gejolak Bunga Kredit, Masyarakat Bakal Tunda Lagi Beli Rumah?

Ada Gejolak Bunga Kredit, Masyarakat Bakal Tunda Lagi Beli Rumah?

Whats New
Harga Cabai Tinggi, BI Perkirakan Inflasi Januari 2022 Capai 0,39 Persen

Harga Cabai Tinggi, BI Perkirakan Inflasi Januari 2022 Capai 0,39 Persen

Whats New
Bos KSP Indosurya Divonis Bebas, Mahfud MD: Kami Lakukan Kasasi

Bos KSP Indosurya Divonis Bebas, Mahfud MD: Kami Lakukan Kasasi

Whats New
Komisaris Independen Wika Beton Jadi Saksi Kasus Suap MA, Manajemen Buka Suara

Komisaris Independen Wika Beton Jadi Saksi Kasus Suap MA, Manajemen Buka Suara

Whats New
Kemenag Rilis 108 Lembaga Pengelola Zakat Ilegal, Ini Daftarnya

Kemenag Rilis 108 Lembaga Pengelola Zakat Ilegal, Ini Daftarnya

Earn Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+