Tingkatkan Transaksi Non-Tunai di SPBU, Pertamina Gandeng Mastercard

Kompas.com - 14/05/2018, 19:27 WIB
Commercial Retai Fuel Marketing Manager PT Pertamina (kiri), Deny Djukardi bersama Direktur Mastercard Indonesia, Tommy Singgih di Jakarta, Senin (14/5/2018). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMACommercial Retai Fuel Marketing Manager PT Pertamina (kiri), Deny Djukardi bersama Direktur Mastercard Indonesia, Tommy Singgih di Jakarta, Senin (14/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia tengah menggalakan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT).

Demi mendukung gerakan itu, PT Pertamina (Persero) bekerja sama dengan Mastercard untuk menunjang sistem pembayaran elektronik di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Indonesia.

"Terjalinya kerjasama ini merupakan salah satu bentuk komitmen kamu dalam memberikan kemudahan serta kenyamanan bagi masyarakat dalam bertransaksi di SPBU," ujar Commercial Retail Fuel Marketing Manager PT Pertamina, Deny Djukardi di Jakarta, Senin (14/5/2018).

Deny menjelaskan, hingga saat ini baru sekitar 8 persen transaksi di SPBU menggunakan non tunai. Dia menargetkan pada 2019 transaksi non-tunai di SPBU bisa mencapai 12 persen.

"Dalam satu tahun total transaksi hampir mencapai Rp 600 triliun dari 6.600 SPBU di seluruh Indonesia," kata Deny.

Sementara itu, Direktur Mastercard Indonesia, Tommy Singgih menambahkan, program ini merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan Bank Indonesia untuk menciptakan cashless society agar keamanan proses pembayaran bisa ditingkatkan.

"Pembayaran non tunai menjadi hal yang penting. Pembayaran jadi lebih lancar, transparan, aman. Ini sebenarnya yang kita tekankan. Kita terima uang tunai beresiko uang rusak, uang palsu dan mungkin ada tindakan kriminal. Ini sesuatu yg tidak perlu terjadi bila kita menggunakan transaksi non tunai," kata Tommy.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Profil William Tanuwidjaya, Dulu Penjaga Warnet, Kini Bos Tokopedia

Profil William Tanuwidjaya, Dulu Penjaga Warnet, Kini Bos Tokopedia

Whats New
Ada GoTo, Bagaimana Nasib OVO di Tokopedia?

Ada GoTo, Bagaimana Nasib OVO di Tokopedia?

Whats New
Kekhawatiran Lonjakan Kasus Covid-19 Bayangi IHSG, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kekhawatiran Lonjakan Kasus Covid-19 Bayangi IHSG, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Harga Emas Melonjak 29,5 Dollar AS, Ini Sebabnya

Harga Emas Melonjak 29,5 Dollar AS, Ini Sebabnya

Whats New
Simak Persyaratan Penumpang Lion Air Pasca-larangan Mudik

Simak Persyaratan Penumpang Lion Air Pasca-larangan Mudik

Whats New
Simak, Ini Daftar Lengkap Formasi Terbanyak CPNS 2021

Simak, Ini Daftar Lengkap Formasi Terbanyak CPNS 2021

Whats New
Masyarakat Laporkan 134 ASN Nekat Mudik, Ini Respons Menteri Tjahjo

Masyarakat Laporkan 134 ASN Nekat Mudik, Ini Respons Menteri Tjahjo

Whats New
[POPULER MONEY] 10 Aset Kripto Paling Cuan Dalam Sepekan | Bagaimana Sebenarnya Sistem COD di Olshop

[POPULER MONEY] 10 Aset Kripto Paling Cuan Dalam Sepekan | Bagaimana Sebenarnya Sistem COD di Olshop

Whats New
Penarikan Uang di Jabodetabek Selama Lebaran Capai Rp 34,8 Triliun

Penarikan Uang di Jabodetabek Selama Lebaran Capai Rp 34,8 Triliun

Whats New
Larangan Mudik Berakhir, Simak Syarat Keluar Kota Terbaru

Larangan Mudik Berakhir, Simak Syarat Keluar Kota Terbaru

Whats New
[TREN WISATA KOMPASIANA] Macau Bukan Sekadar Tempat Berjudi | Urban Tourism, Tren Global yang Jadi Peluang Lokal | 'Traveling' Hemat ke Jerman Selama Corona

[TREN WISATA KOMPASIANA] Macau Bukan Sekadar Tempat Berjudi | Urban Tourism, Tren Global yang Jadi Peluang Lokal | "Traveling" Hemat ke Jerman Selama Corona

Rilis
Selama Larangan Mudik, Trafik di Bandara Kelolaan AP I Hanya 66.096 Penumpang

Selama Larangan Mudik, Trafik di Bandara Kelolaan AP I Hanya 66.096 Penumpang

Whats New
Mengenalkan Huruf dan Angka kepada Anak Prasekolah | Ini Cara Mengetahui dan Mengasah Bakat Anak Sejak Dini | Menilai dan Merumuskan Definisi Variabel Penelitian

Mengenalkan Huruf dan Angka kepada Anak Prasekolah | Ini Cara Mengetahui dan Mengasah Bakat Anak Sejak Dini | Menilai dan Merumuskan Definisi Variabel Penelitian

Rilis
Mahalnya Iron Dome, Teknologi Israel Penghalau Roket Hamas

Mahalnya Iron Dome, Teknologi Israel Penghalau Roket Hamas

Whats New
Menaker Ida Harap Bulan Syawal Jadi Spirit Baru untuk Tingkatkan Kinerja Para Pegawai

Menaker Ida Harap Bulan Syawal Jadi Spirit Baru untuk Tingkatkan Kinerja Para Pegawai

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X