Musim Mudik, Ladang Rezeki Porter Stasiun Pasar Senen

Kompas.com - 13/06/2018, 18:32 WIB
Stasiun Senen, Jakarta Pusat dipadati penumpang dari berbagai tujuan. Sejumlah penjagaan dari internal pihak stasiun hingga petugas kepolisian dikerahkan untuk menjaga keamanan di kawasan tersebut, Senin (11/6/2018). KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBAStasiun Senen, Jakarta Pusat dipadati penumpang dari berbagai tujuan. Sejumlah penjagaan dari internal pihak stasiun hingga petugas kepolisian dikerahkan untuk menjaga keamanan di kawasan tersebut, Senin (11/6/2018).
Penulis Mutia Fauzia
|


Lain dengan Sudarto, Zaenal (49) memilih untuk pulang ke kampung halamannya di Semarang selepas Lebaran, walau dengan alasan yang sama.

"Kalau musim mudik begini lumayan, setiap ada satu kereta bisa dapat satu penumpang, ngasihnya biasanya Rp 20.000 sampai Rp 25.000," ujar Zaenal.

Padahal, lanjut Zaenal, jika dihari-hari biasa, dirinya belum tentu bisa mendapatkan Rp 100.000 per harinya.

Walau, untuk bisa mendapatkan satu penumpang agar menggunakan jasanya bukan hal yang mudah.

Banyak penumpang yang hanya membawa satu hingga dua tas saja sehingga memilih untuk membawa sendiri barang bawaannya.

"Sekarang banya orang mudik yang sendiri, nggak sekeluarga, barang bawaannya sedikit, belum lagi saingan sama porter lain," lanjut Zaenal.

Stasiun Senen, Jakarta Pusat dipadati penumpang dari berbagai tujuan. Sejumlah penjagaan dari internal pihak stasiun hingga petugas kepolisian dikerahkan untuk menjaga keamanan di kawasan tersebut, Senin (11/6/2018).KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBA Stasiun Senen, Jakarta Pusat dipadati penumpang dari berbagai tujuan. Sejumlah penjagaan dari internal pihak stasiun hingga petugas kepolisian dikerahkan untuk menjaga keamanan di kawasan tersebut, Senin (11/6/2018).

Di Stasiun Pasar Senen sendiri, porter yang bekerja setiap harinya berjumlah 175 orang. Dalam satu shift biasanya terdapat 77 hingga 78 porter yang bergantian setiap harinya.

Senior Manajer Humas PT KAI Daop I Jakarta Edi Kuswoyo mengatakan, para porter ini merupakan pekerja lepas yang terdaftar di stasiun meskipun mereka tidak terikat dengan pihak stasiun.

"Jadi porter ini pekerja lepas, dia dapat uang dari penumpang, pihak stasiun hanya mengelola saya dan mengarahkan," ujar dia ketika ditemui Kompas.com di Stasiun Pasar Senen, Rabu (13/6/2018).

Para porter, petugas keamanan, serta sejumlah pegawai PT KAI di Stasiun Senen memberikan penghormatan kepada para penumpang yang berangkat menggunakan kereta api dari stasiun itu, Senin (11/6/2018).KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBA Para porter, petugas keamanan, serta sejumlah pegawai PT KAI di Stasiun Senen memberikan penghormatan kepada para penumpang yang berangkat menggunakan kereta api dari stasiun itu, Senin (11/6/2018).

Dirinya melanjutkan, jasa porter tidak hanya terdapat di Stasiun Pasar Senen, tetapi juga di Stasiun Gambir dan Jatinegara.

"Kalau di Gambir jumlahnya 250 orang, di Jatinegara 170 orang," katanya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X