Ini Penjelasan Manajemen RupiahPlus ke OJK

Kompas.com - 02/07/2018, 20:35 WIB
Ilustrasi fintech www.thinkstockphotos.comIlustrasi fintech

JAKARTA, KOMPAS.com - Manajemen perusahaan financial technology (fintech) RupiahPlus telah memenuhi panggilan Otoritas Jasa Keuangan ( OJK), Senin (2/7/2018).

Kedatangan Manajemen RupiahPlus untuk mengklarifikasi permasalahan penagihan utang oleh agen RupiahPlus yang menjadi bahan perbincangan di media sosial beberapa waktu belakangan ini.

"Kedatangan kami ke OJK tadi intinya adalah melakukan penjelasan, berdiskusi soal penanggulangan, dan menyiapkan pencegahan agar kejadian serupa tak terulang lagi," kata Direktur RupiahPlus Bimo Adhiprabowo saat jumpa pers di Jakarta, Senin sore.

Namun demikian, Bimo tak menjelaskan secara detil pertemuannya dengan OJK yang juga didampingi perwakilan dari Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech).

Sementara itu, Koordinator bidang Hukum Aftech Chandra Kusuma menyampaikan bahwa dalam pertemuan tersebut OJK tak menetapkan sanksi kepada RupiahPlus atas kasus yang menimpa mereka.

"Untuk saat ini, RupiahPlus masih menunggu keputusan dari OJK. Kalaupun nantinya ada sanksi itu akan bersifat internal dari OJK. Sedangkan dari Aftech sanksi itu masih dalam perumusan internal kami, jadi belum bisa disclosure," ungkap Chandra dalam kesempatan yang sama.

Kemudian, Bimo sebagai perwakilan Manajemen RupiahPlus kembali menyampaikan permintaan maaf atas peristiwa yang terjadi kepada nasabah maupun non-nasabah yang dirugikan.

Dia berjanji bahwa Manajemen RupiahPlus akan belajar dari kasus tersebut dan tak akan mengulanginya lagi.

"Ke depannya kami akan mengupaykan agar tak terjadi lagi hal seperti itu. Kami juga akan meminimalisasi sekecil mungkin terjadinya perbuatan tersebut dengan memperketat SOP, lebuh sering me-review dailiy activities dan juga hal lainnya," tutur Bimo.

Sebelumnya diberitakan, RupiahPlus menjadi perbincangan netizen di media sosial terkait cara penagihan agennya yang menyasar kontak di ponsel peminjam ketika terjadi keterlambatan atau gagal bayar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AirAsia Dapat Peringkat Tertinggi untuk Health Rating Versi Airlinerating

AirAsia Dapat Peringkat Tertinggi untuk Health Rating Versi Airlinerating

Rilis
Mendag Dorong UMKM Pasarkan Produk Secara Offline dan Online di Masa Pandemi

Mendag Dorong UMKM Pasarkan Produk Secara Offline dan Online di Masa Pandemi

Whats New
Sejumlah Program di Sektor Ketenagakerjaan Ini Bantu 32,6 Juta Orang Selama Pandemi, Apa Saja?

Sejumlah Program di Sektor Ketenagakerjaan Ini Bantu 32,6 Juta Orang Selama Pandemi, Apa Saja?

Whats New
Perlu Diskresi untuk Koperasi Multipihak

Perlu Diskresi untuk Koperasi Multipihak

Whats New
Wamendag: RCEP Bakal Berkontribusi Besar pada Ekonomi ASEAN

Wamendag: RCEP Bakal Berkontribusi Besar pada Ekonomi ASEAN

Whats New
IPC Lanjutkan Pembangunan Terminal Kalibaru, Ditargetkan Beroperasi 2023

IPC Lanjutkan Pembangunan Terminal Kalibaru, Ditargetkan Beroperasi 2023

Rilis
Ignasius Jonan Diangkat Jadi Komisaris Independen Sido Muncul

Ignasius Jonan Diangkat Jadi Komisaris Independen Sido Muncul

Whats New
Menaker: 2,1 juta Korban PHK Harusnya Dapat Karpet Merah, Hanya 95.559 yang Lolos Kartu Prakerja!

Menaker: 2,1 juta Korban PHK Harusnya Dapat Karpet Merah, Hanya 95.559 yang Lolos Kartu Prakerja!

Whats New
5 Tahun Beroperasi, Mandiri Capital Suntik Dana ke 14 Startup dengan Total Rp 1 Triliun

5 Tahun Beroperasi, Mandiri Capital Suntik Dana ke 14 Startup dengan Total Rp 1 Triliun

Whats New
Jelang Natal dan Tahun Baru, DAMRI Siapkan Ribuan Armada Bus Sehat

Jelang Natal dan Tahun Baru, DAMRI Siapkan Ribuan Armada Bus Sehat

Rilis
Profil Edhy Prabowo: Mantan Prajurit, Jagoan Silat, hingga Pengusaha

Profil Edhy Prabowo: Mantan Prajurit, Jagoan Silat, hingga Pengusaha

Whats New
5 Tips Mengatur Keuangan Keluarga

5 Tips Mengatur Keuangan Keluarga

Earn Smart
Organda Keluhkan Kualitas Aspal Jalan Tol Trans Sumatera

Organda Keluhkan Kualitas Aspal Jalan Tol Trans Sumatera

Whats New
BP Tapera Akan Kembalikan Dana Pensiun PNS, Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

BP Tapera Akan Kembalikan Dana Pensiun PNS, Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Whats New
Menaker Sebut Rata-rata Gaji Penerima Subsidi Upah Rp 3,1 Juta

Menaker Sebut Rata-rata Gaji Penerima Subsidi Upah Rp 3,1 Juta

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X