Bulog Beli 20.000 Ton Gula Produksi PG BUMN

Kompas.com - 25/07/2018, 18:37 WIB
Ilustrasi gulaKOMPAS/A HANDOKO Ilustrasi gula

JAKARTA, KOMPAS.com - Perum Bulog membeli gula petani yang diproduksi Pabrik Gula Badan Usaha Milik Negara sebanyak 20.000 ton. Pembelian perdana gula petani untuk musim giling 2018 tersebut dengan harga netto Rp9.700 per kilogram.

Gula petani tersebut terdiri dari gula hasil produksi PG Gempolkrep Mojokerto (PTPN X) sebanyak 10.000 ton, PG Krebet Baru Malang (RNI) sebanyak 7.500 ton dan PG. Redjo Agung Madiun (RNI) sebanyak 2.500 ton.

"Pembelian gula petani ini merupakan gula petani hasil produksi pabrik gula milik BUMN, sekaligus bentuk sinergi BUMN," ujar Direktur Operasional dan Pelayanan Publik BULOG, Tri Wahyudi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/7/2018).

Tri menambahkan, pembelian gula petani hasil produksi PG BUMN ini merupakan tindak lanjut penugasan pemerintah kepada Bulog yang diputuskan dalam Rapat Koordinasi Terbatas Tingkat Menteri Bidang Perekonomian, 17 Juli 2018 silam dengan agenda Pembahasan Kebijakan Gula dan Beras.

Baca juga: Pemerintah Wajibkan Bulog Serap Gula Petani Rp 9.700 Per Kilogram

Penugasan ini bertujuan untuk mengamankan harga gula lokal di tingkat petani dan harga ditingkat konsumen, serta penguatan stok gula nasional.

"Sebagai sahabat petani tebu lokal, kami siap membeli gula petani dengan harga Rp9.700/ Kg, dan sesuai standar kualitas SNI. Kami pun siap jika diberikan amanah oleh pemerintah untuk penugasan sembilan pangan pokok, hal ini sejalan dengan harapan Presiden RI agar ketahanan dan kedaulatan pangan Indonesia dapat terjamin," kata Tri.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X