Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia di Bali Diapresiasi Para Delegasi - Kompas.com

Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia di Bali Diapresiasi Para Delegasi

Kompas.com - 13/10/2018, 16:41 WIB
Presiden Joko Widodo (ketiga kanan), Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kedua kanan), Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) dan Gubernur Bali I Wayan Koster (kedua kiri) menyaksikan Karnaval Budaya Bali di kawasan Nusa Dua, Bali, Jumat (12/10/2018). Karnaval tersebut merupakan rangkaian acara dari Pertemuan Tahunan IMF - World Bank Group 2018 di Bali. ANTARA FOTO/ICom/AM IMF-WBG/Nicklas Hanoatubun Presiden Joko Widodo (ketiga kanan), Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kedua kanan), Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) dan Gubernur Bali I Wayan Koster (kedua kiri) menyaksikan Karnaval Budaya Bali di kawasan Nusa Dua, Bali, Jumat (12/10/2018). Karnaval tersebut merupakan rangkaian acara dari Pertemuan Tahunan IMF - World Bank Group 2018 di Bali.

NUSA DUA, KOMPAS.com - Rangkaian Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Bali sudah sampai pada hari-hari terakhir.

Sejak hari Senin (8/10/2018) sampai Sabtu (13/10/2018), para delegasi mengaku puas akan sambutan Indonesia selaku tuan rumah yang melakukan persiapan dan hal-hal lain serta membuat penyelenggaraan acara besar ini berlangsung dengan lancar.

"Relatif sampai siang ini, testimoni kepada kita, Indonesia, mengatakan amaze. Bahwa penyelenggaraan Annual Meeting dari Indonesia benar-benar dilakukan secara profesional, bahkan kita raising the bar (di atas ekspetasi)," kata Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Dody Budi Waluyo dalam konferensi pers di Bali Nusa Dua Beach Hotel, Sabtu siang.

Baca juga: AP II Sepakati 3 Kerja Sama dalam Acara IMF, Ini Rinciannya

Dody menyampaikan, rangkaian Pertemuan Tahunan secara umum telah ditutup dengan agenda IMF Committee yang merupakan pertemuan tertutup membahas hasil dari agenda-agenda sebelumnya.

Dari IMF Committee, akan diputuskan apa kesepakatan bersama dari 189 negara anggota IMF dalam menghadapi tantangan perekonomian ke depan.

Sebagai tuan rumah, menurut Dody, Indonesia menerima banyak manfaat melalui Pertemuan Tahunan, terutama dalam mendapatkan gambaran utuh mengenai ide dan gagasan menghadapi kendala perekenomian mendatang.

Selain itu, mendapatkan bayangan mengenai cara menyelesaikan masalah yang umumnya disebabkan oleh tiga hal, yaitu normalisasi di AS oleh The Fed, ketegangan perdagangan, serta dinamika harga minyak mentah dunia.

"Semalam, kami lakukan juga Host Country Reception di GWK. Mereka memberi applause yang sangat-sangat tinggi kepada Indonesia, melakukan dengan baik, ambience-nya sangat menarik," kata Dody. 

"Ada performance juga yang sangat baik. Semua yang kami tanyakan ke tamu asing, mereka mengatakan, akan sangat sulit untuk mengalahkan Indonesia di forum-forum besar lainnya," ujar dia.

Baca juga: IMF: Pemimpin Negara-negara Asia Harus Pede, Tapi Tak Boleh Jumawa

Pertemuan Tahunan juga membuahkan berbagai komitmen dan kesepakatan bersama yang akan ditindaklanjuti dalam forum-forum berikutnya.

Adapun kegiatan Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia masih berlangsung sampai hari Minggu (14/10/2018) esok dengan salah satu agenda penting tentang ekonomi syariah.



Close Ads X