4 Gaya Milenial Sambut Festival Belanja Online 11.11

Kompas.com - 11/11/2018, 14:28 WIB

"Akan dilihat-lihat dulu. Kalau ada yang menarik akan dipertimbangkan," kata Yogi.

Hal senada disampaikan Aghnia Adzkia (27) yang mengaku penasaran dengan produk-produk yang diberi potongan harga. Namun, belum terpikir apakah ikut belanja atau tidak. Ia akan mencari tahu dulu barang yang didiskon, kemudian menimbang-nimbang apakah butuh dibeli.

"Aku pasti bakal lihat-lihat promonya dan kalau ada yang bagus dan sesuai kebutuhan aku beli. Terutama kayak barang yang males beli di toko offline atau barang yang teryata di online jauh banget murahnya," kata Aghnia.

Diahsari (27) juga cenderung melihat-lihat diskon yang ditawarkan. Jika menarik, baru dia beli. Dia sempat ikut parade diskon di JD.id pada jam tertentu. Sebelum parade dimulai, dia melihat-lihat apa saja yang dijual.

"Kalau memang itu barang kemungkinan besar nantinya bisa dipakai di masa mendatang, beli dulu saja. Masalah dipakai kapan, yang penting beli dulu saja.

Tapi kalau barangnya kurang oke dan enggak terlalu butuh banget, ya skip," kata dia.

 

3. Incar sejak jauh hari

Yang paling sering ditemui yakni pembeli sudah sejak lama mengincar barang yang mau dibelinya. Seperti yang dilakukan Eka Chandra Septarini (26).

Barang incarannya dimasukkan ke keranjang belanja atau ditandai sebagai favorit. Kemudian, momentum festival belanja ini menjadi sangat dinanti untuk membelanjakan barang tersebut.

"Biasanya sih mikir dulu kira-kira barang apa yang butuh atau pengin dibeli. Nah baru beli pas hari belanja online," kata

Eka mengatakan, hal tersebut dia lakukan agar tidak terdorong untk belanja lebih banyak. Dia usahakan tak keluar dari daftar yang telah dia tandai.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaga Stabilitas Rupiah, BI Percepat Normalisasi Kebijakan GWM Rupiah

Jaga Stabilitas Rupiah, BI Percepat Normalisasi Kebijakan GWM Rupiah

Whats New
IHSG Berakhir di Zona Hijau, Saham BBRI dan BBNI Laris Diborong Asing

IHSG Berakhir di Zona Hijau, Saham BBRI dan BBNI Laris Diborong Asing

Whats New
Awas, Modus Penipuan Tawarkan Upgrade Jadi Nasabah BCA Prioritas

Awas, Modus Penipuan Tawarkan Upgrade Jadi Nasabah BCA Prioritas

BrandzView
Ini Kendala-kendala UKM Saat Belanja Bahan Baku dari Luar Negeri

Ini Kendala-kendala UKM Saat Belanja Bahan Baku dari Luar Negeri

Whats New
Beberapa Upaya Ini Bisa Dorong Penerapan EBT untuk Mencapai Net Zero Emission

Beberapa Upaya Ini Bisa Dorong Penerapan EBT untuk Mencapai Net Zero Emission

Whats New
Penunjukan Luhut untuk Bantu Masalah Distribusi Minyak Goreng Dinilai Tak Tepat

Penunjukan Luhut untuk Bantu Masalah Distribusi Minyak Goreng Dinilai Tak Tepat

Whats New
Kini Bank Muamalat Punya Gerai Reksa Dana Syariah Online

Kini Bank Muamalat Punya Gerai Reksa Dana Syariah Online

Whats New
Gerakan Boikot Dunkin' Donuts Berlanjut, Tuntut 35 Karyawan Dipekerjakan Kembali

Gerakan Boikot Dunkin' Donuts Berlanjut, Tuntut 35 Karyawan Dipekerjakan Kembali

Whats New
PKT Tanam 1.500 Bibit Mangrove di Perairan Bontang

PKT Tanam 1.500 Bibit Mangrove di Perairan Bontang

Whats New
5 Faktor Penyebab Target Penjualan Gagal Tercapai

5 Faktor Penyebab Target Penjualan Gagal Tercapai

Smartpreneur
Inflasi RI Masih Terjaga, BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 3,5 Persen

Inflasi RI Masih Terjaga, BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 3,5 Persen

Whats New
Pengguna Livin' by Mandiri Ditargetkan Tembus 16 Juta pada Akhir 2022

Pengguna Livin' by Mandiri Ditargetkan Tembus 16 Juta pada Akhir 2022

Whats New
Menuju Equilibrium Pemasaran Tradisional dan Digital Saat Pandemi

Menuju Equilibrium Pemasaran Tradisional dan Digital Saat Pandemi

Whats New
Tjahjo Sebut 8 Aspek Perkuat Kinerja Kejaksaan, Mulai Syarat Usia Jadi Jaksa hingga Batas Pensiun

Tjahjo Sebut 8 Aspek Perkuat Kinerja Kejaksaan, Mulai Syarat Usia Jadi Jaksa hingga Batas Pensiun

Whats New
BPK Ungkap Ada 6.011 Masalah di APBN 2021, Nilainya Capai Rp 31,34 Triliun

BPK Ungkap Ada 6.011 Masalah di APBN 2021, Nilainya Capai Rp 31,34 Triliun

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.