Bank Dunia: Kelompok Masyarakat Menengah Jadi Penggerak Ekonomi RI

Kompas.com - 12/11/2018, 14:41 WIB
Ilustrasi kelas menengah Thinkstockphotos.comIlustrasi kelas menengah

Ketiga, pendapatan paling besar didapatkan dari perempuan yang bekerja. Memang angka partisipasi perempuan yang bekerja masih rendah sekitar 50 persen dari populasi perempuan. Maish kalah jika dibandingkan dengan Vietnam yang sudah 70 persen.

"Meski keterlibatan perempuan dalam pekerjaan masih rendah, tapi pekerja dari kelas menengahnya lumayan tinggi 60 persen dan kita mau lebih tinggi lagi," kata Vivi.

Jika mau mendorong peningkatan eklas menengah, kata dia, maka harus mendorong pula partisipasi perempuan dan menurunkan kesenjangan dalam pekerjaan.

Terakhir, kelas menengah juga menciptakan lapangan pekerjaan. Sebanyak 42 persen pemilik usaha yang tadinya bekerja di tempat lain termausk dalam kelas menengah. Padahal, jumlah kelas menengah hanya 22 persen.

"Jiika banyak kelas menengah yang jadi pemilik usaha, maka akan membawa dampak penciptakan lapangan kerja yang naik kelas bagi pekerjaan lain," kata Vivi.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X