Pemerintah Larang Truk Kelebihan Muatan Melintasi Tol Jakarta-Cikampek

Kompas.com - 20/11/2018, 21:07 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Dirut Jasa Marga Desi Arryani saat menggelar jumpa pers di Bekasi, Selasa (20/11/2018) Kompas.com/YOGA SUKMANAMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Dirut Jasa Marga Desi Arryani saat menggelar jumpa pers di Bekasi, Selasa (20/11/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta truk kelebihan muatan dan dimensi atau over dimension over load (ODOL) tidak melintasi Tol Jakarta-Cikampek.

Hal ini untuk mengurangi kemacetan parah akibat banyaknya pengerjaan pembangunan sejumlah proyek di Tol Jakarta-Cikampek.

"Kami minta kepada ODOL tidak gunakan Japek (Tol Jakarta-Cikampek) karena kami akan koordinasi dengan kepolisian. Apabila ada ODOL masuk, itu mengakibatkan kecepatan turun," ujar Budi Karya saat menggelar konferensi pers di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (20/11/2018).

Baca juga: Ini Langkah Antisipasi Kemacetan Tol Jakarta-Cikampek yang Kian Merisaukan...

"Kecepatan turun mengakibatkan kendaraan lain tidak bisa berkecepatan sesuai standar. Ini kan bebas hambatan, kalau ada kendaraan lain yang mengakibatkan hambatan berarti kunci jalan bebas hambatan tidak tercapai," sambung dia.

Apabila truk tetap menggunakan tol, Budi Karya meminta truk tersebut tidak kelebihan muatan.

Jika membandel, kepolisian akan memberlakukan tilang di tol.

Baca juga: Macet di Tol Jakarta-Cikampek, Masyarakat Diimbau Berlalih ke Trans Jabotabek atau Kereta

"Jadi kami memberikan kewenangan kepada kepolisian secara random melakukan tilang," kata Budi Karya. 

Ia mengatakan, kebijakan itu akan merugikan pengusaha.

Namun, ia menegaskan, kemacetan yang diperparah truk kelebihan muatan akan jauh lebih merugikan pengguna tol lainnya.

Baca juga: Berita Populer: Hindari Jalan Tol Jakarta-Cikampek Pukul 22.00-05.00

Oleh karena itu, pemerintah menyarankan truk kelebihan muatan memilih jalan alternatif lain. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X