Kemenhub: Pengguna Angkutan Umum Turun Saat Natal dan Tahun Baru 2019

Kompas.com - 05/12/2018, 19:19 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan memprediksi pengguna moda transportasi jalan akan turun saat periode libur Natal dan Tahun Baru 2019. Penurunan itu sebanyak 5,66 persen atau 250.183 penumpang.

"Prediksi jumlah angkutan umum untuk moda jalan mengalami penurunan 5,66 persen. Tahun lalu jumlah penggunanya 4.423.461 orang, tahun ini diprediksi hanya 4.173.278 orang," ujar Kasubdit Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Perhubungan Darat, Avi Mukti Amin di Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Avi memperkirakan penurunan penumpang ini dikarenakan masyarakat lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi saat libur Natal dan Tahun Baru 2019.

"Penurunan ini karena beralihnya penumpang ke mobil pribadi. Perjalanan saat Nataru ini lebih ke tempat wisata atau keramaian. Selain itu karena saudara kita yang melaksanakan Nataru lebih banyak di Indonesia timur sehingga angkutan sungai dan penyeberangan ke wilayah timur akan mengalami kenaikan," kata Avi.

Baca juga: Natal dan Tahun Baru, Lonjakan Penumpang KA Diprediksi Terjadi pada 31 Desember

Sementara itu, penumpang angkutan sungai, danau dan penyeberangan diprediksi akan meningkat sebanyak 13,52 persen pada Nataru tahun ini. Diperkirakan jumlah penumpang pada tahun ini sebanyak 3.598.275 orang. Adapun tahun sebelumnya, yakni 3.169.729 orang.

"Kami menyiapkan angkutan jalan sebanyak 49.376 yang tersebar di 49 terminal. Untuk ASDP kami menyiapkan 219 kapal Roro pada natal dan tahun baru 2019 ini," ucap dia.

Adapun persiapan yang dilakukan meliputi kesiapan sarana jalan dan angkutan umum, managemen operasional lalu lintas dan pengendalian kecelakaan, serta pemeriksaan kendaraan bermotor dan pengemudi. Kemudian, pengaturan pola operasi kapal, penyeberangan dengan skenario waktu normal, padat, dan sangat padat untuk menungkatkan frekuensi kapal.

Baca juga: Libur Natal dan Tahun Baru, Penumpang Transportasi Laut Diprediksi Naik 3,49 Persen

Selanjutnya, penutupan jembatan timbang untuk dijadikan tempat istirahat bagi pemudik selama periode Nataru 2019.

"Koordinasi oengendalian pasar tumpah dengan Pemda setempat dan rekayasa lalu lintas dengan Polri serta pelayanan pengaturan pintu tol dengan Jasa Marga," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Generasi Muda Diajak Jadi Pengusaha Berorientasi Ekspor dengan Manfaatkan LPEI

Generasi Muda Diajak Jadi Pengusaha Berorientasi Ekspor dengan Manfaatkan LPEI

Whats New
Pendapatan Melesat, PAM Mineral Bukukan Laba Bersih Rp 24,73 Miliar

Pendapatan Melesat, PAM Mineral Bukukan Laba Bersih Rp 24,73 Miliar

Whats New
Simak Syarat dan Biaya Nikah di KUA Terbaru 2022

Simak Syarat dan Biaya Nikah di KUA Terbaru 2022

Spend Smart
Besok Ada Pemeliharaan Ruas Tol Jagorawi, Kendaraan Berat Akan Dialihkan

Besok Ada Pemeliharaan Ruas Tol Jagorawi, Kendaraan Berat Akan Dialihkan

Whats New
Simak Cara Mendapatkan EFIN Online Tanpa ke Kantor Pajak

Simak Cara Mendapatkan EFIN Online Tanpa ke Kantor Pajak

Spend Smart
Lewat Situs Ini, Pengusaha Bisa Beli atau Sewa Alat Berat

Lewat Situs Ini, Pengusaha Bisa Beli atau Sewa Alat Berat

Whats New
Perbaikan UU Cipta Kerja Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Perbaikan UU Cipta Kerja Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Whats New
Gugatan Global Medcom ke BNI Dalam Sidang Lanjutan, Kuasa Hukum: Upaya Hukum Masih Ditempuh

Gugatan Global Medcom ke BNI Dalam Sidang Lanjutan, Kuasa Hukum: Upaya Hukum Masih Ditempuh

Whats New
KCIC Bangun Overpass Antelope, Ruas Tol Japek Diberlakukan Buka Tutup Jalur Mulai Hari Ini

KCIC Bangun Overpass Antelope, Ruas Tol Japek Diberlakukan Buka Tutup Jalur Mulai Hari Ini

Whats New
Tarif Listrik Naik, PLN Pastikan Subsidi Tepat Sasaran

Tarif Listrik Naik, PLN Pastikan Subsidi Tepat Sasaran

Whats New
Buka 2nd TIIWG G20, Bahlil Fokus Bahas Perdagangan, Investasi dan Kesehatan

Buka 2nd TIIWG G20, Bahlil Fokus Bahas Perdagangan, Investasi dan Kesehatan

Whats New
Sri Mulyani: Jika Inflasi Tinggi, Masyarakat Semakin Sulit Beli Rumah

Sri Mulyani: Jika Inflasi Tinggi, Masyarakat Semakin Sulit Beli Rumah

Whats New
Tak Lunasi Utang ke LV Logistik, Aset BUMN Konstruksi PT Indah Karya Disita PN Bandung

Tak Lunasi Utang ke LV Logistik, Aset BUMN Konstruksi PT Indah Karya Disita PN Bandung

Whats New
Viral, Video Jendela KRL Dilempar Batu hingga Pecah Berserakan, Ini Penjelasan KCI

Viral, Video Jendela KRL Dilempar Batu hingga Pecah Berserakan, Ini Penjelasan KCI

Whats New
Isu 'Business Judgment Rule' dan 'Talent Mobility' di PP Nomor 23 Tahun 2022

Isu "Business Judgment Rule" dan "Talent Mobility" di PP Nomor 23 Tahun 2022

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.