Pelabuhan Kerap Dianggap Sangar dan Remang-remang - Kompas.com

Pelabuhan Kerap Dianggap Sangar dan Remang-remang

Kompas.com - 07/12/2018, 08:26 WIB
Direktur Utama Pelindo II Elvyn G. Masassya menjadi pembicara saat acara Kompas 100 CEO Forum di Jakarta Convention Center, Kamis (24/11/2016). Para CEO yang tercatat dalam indeks Kompas 100 berkumpul dan berdiskusi dalam Kompas 100 CEO Forum.KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Direktur Utama Pelindo II Elvyn G. Masassya menjadi pembicara saat acara Kompas 100 CEO Forum di Jakarta Convention Center, Kamis (24/11/2016). Para CEO yang tercatat dalam indeks Kompas 100 berkumpul dan berdiskusi dalam Kompas 100 CEO Forum.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama Pelindo II, Elvyn G Masassya mengungkapkan, ada tiga bentuk persepsi publik terhadap pelabuhan hingga saat ini.

Ketiga hal itu adalah sangar, remang-remang, dan mahal. Elvyn menyebut, ini menjadi tantangan ketika manajemen Pelindo II ingin melakukan perubahan atau transformasi.

"Maka transformasi adalah mengubah bentuk dari sangar menjadi friendly, remang-remang menjadi transparan, dan mahal menjadi murah," kata Elvyn dalam sebuah diskusi di Jakarta, Kamis (6/12/2018).

Menurut Elvyn, ada sejumlah aspek yang harus dipenuhi jika sebuah perusahaan ingin melakukan transformasi.

Baca juga: Gandeng BNI, Pelindo II Luncurkan Layanan Port Service Financing

" Transformasi terdiri dari dua kata. Trans artinya melampaui dan form itu bentuk. Berarti transformasi adalah mengubah suatu bentuk. Understanding transformasi adalah bagaimana mengubah perusahan, dari bad ke good," ujarnya.

Dia mengatakan, setelah mengetahui dan mecermati tiga persepsi publik tersebut, maka Pelindo II harus segera berbenah. Elvyn pun menyampaikan ini kepada seluruh karyawan dan memberikan pemahaman dan kiat agar perusahaan menjadi lebih unggul.

"Perusahaan yang hebat kalau ada tiga hal. Loyaliyas terhadap kepentingan perusahaan, ada kesepahaman pemikiran tentang perusahaan, kecakapan yang memadai, yakni kecakapam intelektual, kecakapan emosional, dan kecakapan spiritual," paparnya.

Baca juga: Kuartal I 2018, Pelindo II Raup Laba Rp 1,45 Triliun

Ia menambahkan, hingga kini pihaknya terus berusaha memperbaiki citra Pelindo II agar lebih baik. Ini dilakukan bersamaan dengan melakukan beberapa langkah transformasi yang dianggap perlu.

"Saya lakukan empat hal, meneruskan yang sudah baik, luruskan yang belum lurus, selesaikan yang belum selesai, dan mengerjakan yang belum sempat dikerjakan," sebutnya.

"Intinya perusahaan harus bisa menerima segala sesuatu dalam tiga bentuk, lebih murah, lebih cepat, dan lebih mudah," tandas Elvyn.



Close Ads X