Operasional BRI dan BCA Mulai Normal di Kawasan Terdampak Tsunami

Kompas.com - 26/12/2018, 12:00 WIB
Warga melintas di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang rusak akibat tsunami Selat Sunda di Kampung Nelayan, Labuan, Pandeglang, Banten, Selasa (25/12/2018). BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) melaporkan hingga Selasa (25/12) pagi jumlah korban meninggal dunia akibat tsunami Selat Sunda mencapai 481 orang, 1.216 orang luka, dan 67 orang lainya dinyatakan masih hilang. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/aww. MUHAMMAD BAGUS KHOIRUNASWarga melintas di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang rusak akibat tsunami Selat Sunda di Kampung Nelayan, Labuan, Pandeglang, Banten, Selasa (25/12/2018). BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) melaporkan hingga Selasa (25/12) pagi jumlah korban meninggal dunia akibat tsunami Selat Sunda mencapai 481 orang, 1.216 orang luka, dan 67 orang lainya dinyatakan masih hilang. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/aww.

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah tsunami melanda kawasan Selat Sunda pada Sabtu (22/12/2018) malam, tercatat beberapa bank mulai mengoperasikan layanan perbankan secara normal.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) ( BRI) menyatakan, ada 2 kantor unit dan 19 ATM yang sempat offline di kawasan yang terdampak tsunami di Selat Sunda. Namun, layanan sudah mulai pulih per Senin (24/12/2018) pukul 12.00 WIB.

"Terkait bencana tsunami di Anyer dan Lampung, sudah berlangsung normal. Pada saat kejadian terdapat 21 jaringan remote BRI terdampak atau offline, terdiri dari 2 kantor unit dan 19 ATM," ujar Sekretaris Perusahaan BRI Bambang Tribaroto ketika dihubungi Kompas.com, Rabu (26/12/2018).

Walaupun sudah mulai berlangsung secara normal, Bambang menjelaskan, terdapat satu ATM yang masih offline lantaran bangunan rusak di kawasan Tanjung Lesung.

Selain BRI, PT Bank Central Asia (Tbk) ( BCA) juga sudah mulai beroperasi normal per hari ini.

Corporate Secretary BCA Jan Hendra mengatakan, terdapat dua Kantor Cabang Pembantu (KCP) yang dekat dengan area bencana di kawasan Anyer dan Labuan.

"Layanan kantor cabang dan ATM beroperasi normal hari ini," ujar Jan Hendra.

Sebagai catatan, hingga Selasa (25/12/2018) pukul 13.00 WIB, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan terdapat 429 korban meninggal dunia akibat tsunami Selat Sunda.

Jumlah itu meliputi korban di 5 kabupaten, yaitu Kabupaten Serang, Pandeglang, Lampung Selatan, Pesawaran, dan Tanggamus.

Adapun pihak BRI menyatakan, saat ini tengah melakukan pendataan debitur terdampak gempa untuk kemungkinan adanya restrukturisasi atau relaksasi kredit.

"Untuk debitur terdampak sedang dilakukan pendataan dan akan diberikan solusi yang terbaik," ujar Bambang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X