Indonesia Nego Filipina Agar Go-Jek Bisa Mengaspal di Manila

Kompas.com - 08/01/2019, 15:30 WIB
Ilustrasi: Seorang pengemudi Go-Jek, Senin (3/10/2016). KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGIlustrasi: Seorang pengemudi Go-Jek, Senin (3/10/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Rudiantara membocorkan rencana ekspansi Go-Jek di Asia Tenggara setelah merambah Singapura.

Negara tujuan ekspansi Go-Jek selanjutnya yakni di Filipina. Pemerintah pun ikut turun tangan untuk memuluskan rencana perusahaan aplikasi asal Indonesia itu.

"Alhamdulilah rencananya kalau Go-Jek sudah di Vietnam, Singapura sudah mulai beta test, kami sedang negosiasi dengan Filipina," ujarnya dalam seminar Outlook 2019 di Jakarta, Selasa (7/1/2019).

Baca juga: Go-Jek Luncurkan Layanan Terbatas di Thailand

Beberapa bulan lalu, sempat terdengar kabar kalau Go-Jek memang berniat untuk mengaspal di Filipina. Akan tetapi, rencana itu terhambat oleh aturan di Filipina.

Pemerintah mengatakan, sedang melakukan negosiasi dengan Filipina. Di antaranya dengan menawarkan keterlibatan perusahaan Filipina terlibat dalam proyek 1 juta rumah di Indonesia.

Namun, kata Rudiantara, pemerintah memberikan syarat.

"Kita harus berpikir maju, praktis. Sekarang begini, oke mereka boleh masuk ke Indonesia. Persyaratan tinggal satu, (harus) diperbolehkan Go-Jek ada di Manila," kata dia.

Baca juga: Go-Jek Luncurkan Portal Pendaftaran Pengemudi di Singapura

"Karena karakteristik Manila yang macet dan sama dengan kota di Indonesia. Jadi kita berpikirnya juga harus demikian," sambungnya.

Pemerintah meminta semua negara Asean untuk membuka diri, tak terkecuali Filipina. Indonesia sendiri, kata Rudiantara, bersedia membuka diri dengan pasar yang paling besar diantara negara Asia Tenggara lainnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X