Berita Populer: Jack Ma soal Pekerjaan Pertama hingga Jokowi Bermodal Rp 10 Juta untuk Usaha

Kompas.com - 26/01/2019, 07:01 WIB
Pendiri dan pimpinan Alibaba Group Jack Ma usai melakukan pertemuan dengan pemerintah Indonesia dan Kadin di The Laguna Resort, Nusa Dua, Bali, Sabtu (13/10/2018). KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWANPendiri dan pimpinan Alibaba Group Jack Ma usai melakukan pertemuan dengan pemerintah Indonesia dan Kadin di The Laguna Resort, Nusa Dua, Bali, Sabtu (13/10/2018).

1. Menurut Jack Ma, Pekerjaan Pertama Anda Sangat Penting, Ini Sebabnya

Pendiri dan pimpinan raksasa internet Alibaba Group Jack Ma mengatakan, pekerjaan pertama Anda adalah hal yang sangat penting. Hal ini diungkapkan Ma kepada generasi muda dalam diskusi panel di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss.

"Pekerjaan pertama Anda adalah hal yang paling penting," sebut Ma seperti dikutip dari CNBC, Jumat (25/1/2019).

Menurut Ma, pekerjaan pertama Anda tidak harus pekerjaan impian atau pekerjaan yang sangat Anda nikmati. Namun, pekerjaan pertama haruslah pekerjaan yang memungkinkan Anda belajar dari orang lain.

"Bukan harus perusahaan yang memiliki nama besar, tetapi Anda harus menemukan atasan yang baik yang bisa mengajarkan Anda bagaimana menjadi manusia seutuhnya, bagaimana melakukan sesuatu dengan benar, sesuai, dan Anda harus tetap (bekerja) di sana," tutur Ma.

Baca selengkapnya di sini

Baca juga: Ingin Bangun Karier di Luar Negeri? Cek 5 Negara Pilihan Ekspatriat Ini 

2. Tingginya Dana untuk Naik Pesawat Berdampak ke Banyak Sektor

Kebijakan menaikkan harga tiket pesawat yang diambil oleh sejumlah maskapai Tanah Air beberapa waktu lalu, ternyata tak hanya turunkan jumlah penumpang.

Kenaikan harga tiket juga berperan besar dalam melemahnya sektor wisata bahkan inflasi ekonomi. Sebelumnya, sejumlah maskapai memang menaikkan nominal harga tiket pesawat.

Bahan pihak Garuda Indonesia selaku maskapai BUMN mengakui sebagai inisiator maskapai yang menaikkan harga. Setelah keputusan ini dibuat oleh maskapai plat merah itu, maskapai-maskapai lain pun sontak mengikutinya menaikkan harga tiket pesawat.

Ini tentunya memberatkan konsumen. Apalagi, maskapai yang terbilang menghadirkan tiket murah atau low cost carrier kini menerapkan biaya bagasi.

Baca selengkapnya di sini

Baca juga: YLKI Duga Ada Kartel dalam Kenaikan Harga Tiket Pesawat

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X