5 Fakta Eka Tjipta, Pengusaha dengan Bisnis Menggurita

Kompas.com - 28/01/2019, 07:26 WIB
Foto 1998: Sukamdani Sahid Gitosardjono (saat itu pemilik Bank Sahid Gajah Perkasa) bersama pemilik bank yang merger Eka Tjipta Widjaja (kiri). KOMPAS/EDDY HASBYFoto 1998: Sukamdani Sahid Gitosardjono (saat itu pemilik Bank Sahid Gajah Perkasa) bersama pemilik bank yang merger Eka Tjipta Widjaja (kiri).

3. Memulai bisnis sejak remaja

Bisnis memang makanan sehari-hari Eka sejak kecil. Siapa sangka Eka dulunya pernah berjualan kue di usia belasan.

Saat berusia 11 tahun, Eka yang saat itu dikenal sebagai Oei Ek Tjhong merintis usaha pertamanya dengan berkeliling dari rumah ke rumah di kota Makassar. Ia menjajakan produk makanan menggunakan sepeda.

4. Berawal di Makassar

Makassar menjadi ladang pencarian untung pertamanya. Ia menjajakan biskuit dan kembang gula berkeliling menggunakan sepeda. Hanya dalam waktu dua bulan, ia telah merengguk untung Rp 20, jumlah yang sangat besar saat itu.

Namun, tiba-tiba, Jepang menyerbu Indonesia, termasuk Makassar. Invasi tersebut membuat usahanya hancur total. Keuntungan Rp 200 yang sudah dikumpulkan susah payah selama beberapa tahun habis dibelanjakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Tak ingin putus asa, Eka memilih bangkit. Dengan sepeda bututnya, ia keliling Makassar hingga ke Paotere, sebuah wilayah di pinggiran ibu kota Sulawesi Selatan itu.

Ia melihat tumpukan terigu, semen, dan gula di camp tawanan pasukan Belanda. Dengan otak bisnis yang encer, Eka memanfaatkan hal tersebut dengan membuka tenda di sana dan menjual makanan serta minuman kepada tentara Jepang yang berada di sana.

Eka pun membawa kopi, gula, kaleng bekas minyak tanah yang diisi air, oven kecil berisi arang untuk membuat air panas, cangkir, sendok, dan sebagainya. Ia juga menjual ayam matang. Mulanya, dagangannya tidak laku. Ia pun memutuskan untuk mendekati bos pasukan Jepang dan mentraktirnya makan dan minum di tenda.

Setelah mencicipi seperempat ayam komplit dengan kecap cuka dan bawang putih, minum dua teguk whisky gratis, komandan tersebut kemudian memperbolehkan anak buahnya dan tawanan makan minum di tenda Eka.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X