Indonesia di Posisi 25 Daya Saing Ketertarikan Investasi Migas

Kompas.com - 15/02/2019, 07:43 WIB
Ilustrasi migasSHUTTERSTOCK Ilustrasi migas

"Saya optimis perubahan fiskal ini sangat menjanjikan bagi perkembangan masa depan investasi migas di Indonesia," tutur Arcandra.

Penilaian positif dari IHS Markit turut didukung manajemen risiko bisnis migas di Indonesia. Transformasi kebijakan berupa penyederhanaan regulasi mampu menjadi dasar utama dalam melakukan pengelolaan, perencanaan hingga mitigasi atas risiko berbisnis migas.

 

Baca juga: Dorong Investasi Sektor Migas, Pemerintah Incar Mitra dari Timur Tengah

Pemerintah Indonesia berhasil memangkas 56 regulasi atau perizinan yang menghambat jalannya investasi migas di Indonesia.

"Sepertinya keberlangsungan operasi bisnis migas di Indonesia menjadi salah satu pertimbangan IHS Markit dalam menentukan pemeringkatan tersebut," ujar Arcandra.

Arcandra mengatakan, komitmen mereformasi tata kelola migas dibuktikan dengan nilai investasi yang masuk pada tahun 2018 di tengah tantangan harga komoditi global. Aliran investasi sebesar setara Rp 187,5 triliun masuk ke kas negara pada tahun lalu.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 1,5 triliun dollar AS dibandingkan dengan tahun sebelumnya dengan capaian Rp 165 triliun.

Halaman:



Close Ads X