Tiket Pesawat Mahal, Animo Masyarakat Naik Bus Meningkat

Kompas.com - 26/02/2019, 17:37 WIB
Armada Mudik Lebaran bus AKAP di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Selasa (5/6/2018) STANLY RAVELArmada Mudik Lebaran bus AKAP di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Selasa (5/6/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiydi mengatakan, animo masyarakat menggunakan moda transportasi bus untuk berpergian ke luar kota mulai kembali bergairah.

Budi menduga hal ini terjadi karena tingginya harga tiket pesawat akhir-akhir ini. Sehingga, masyarakat lebih memilih menggunakan bus untuk berpergian.

“Kita lihat masyarakat sudah mulai banyak gunakan transportasi bus. Misal (dari) Jakarta ke Solo tadinya memilih pesawat sekarang sudah banyak yang menggunakan bus,” ujar Budi di Jakarta, Selasa (26/2/2019).

Baca juga: Menhub Gagas Pembentukan Bus Trans Java

Budi mengatakan, hal tersebut diketahui berdasarkan laporan dari beberapa operator bus. Menurut Budi, tingginya harga tiket pesawat harus bisa dimanfaatkan para operator bus untuk meningkatkan pelayanannya.

Dengan begitu, masyarakat akan semakin nyaman memilih bus sebagai alat transportasi.

“Ini momentum bagi transportasi darat khususnya moda transportasi bus, sekarang kita lihat masyarakat sudah mulai banyak gunakan transportasi bus,” kata Budi.

Baca juga: Menko Darmin Heran Harga Tiket Pesawat Enggak Turun-turun

Namun, Budi belum bisa merinci berapa jumlah kenaikan penumpang bus saat ini.

“Sedang saya lakukan perhitungan berapa persen kenaikannya, karena kemarin dari beberapa operator mengatakan sudah ada peningkatan yang sangat signifikan terhadap persepsi atau kepercayaan masyarakat untuk menggunakan bus kembali,” ucap dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X