AP I Gelar Simulasi Operasional Bandara Internasional Yogyakarta

Kompas.com - 20/04/2019, 13:15 WIB
Menteri BUMN Rini Soemarno, Dirut AP I Faik Fahmi, dan Manajer Proyek NYIA dari AP I, Tauchid P berada di lantai dua Bandara NYIA Kulon Progo, yang rencananya dijadikan sebagai calon ruang tunggu bagi penumpang yang hendak terbang. Ruang tunggu ini tengah dalam tahap penyelesaian. Lantainya sudah berkeramik. Dinding terminal sudah dilapisi kaca.KOMPAS.com/ DANI J Menteri BUMN Rini Soemarno, Dirut AP I Faik Fahmi, dan Manajer Proyek NYIA dari AP I, Tauchid P berada di lantai dua Bandara NYIA Kulon Progo, yang rencananya dijadikan sebagai calon ruang tunggu bagi penumpang yang hendak terbang. Ruang tunggu ini tengah dalam tahap penyelesaian. Lantainya sudah berkeramik. Dinding terminal sudah dilapisi kaca.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura I (Persero) akan melakukan serangkaian simulasi terkait operasional Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada 20 hingga 26 April 2019 mendatang.

"Simulasi ini untuk memastikan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan menjelang dioperasikannya Bandara Internasional Yogyakarta. Hal ini mengingat tingginya trafik penerbangan di sekitar Yogyakarta dan Jawa Tengah,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (20/4/2019).

Rangkaian simulasi tersebut akan menguji sejumlah aspek, mulai dari moda transportasi penunjang dari dan ke bandara hingga kelayakan infrastruktur penunjang pelayanan bandara.

Baca juga: Bandara NYIA Ditarget Beroperasi April 2019, Melayani Penerbangan Internasional

Adapun rangkaian simulasi dimulai dengan kegiatan simulasi keamanan bandara oleh Komite Keamanan Bandara (Airport Security Committee) pada 20 April 2019, simulasi operasional lapangan (24 April 2019), evaluasi simulasi pengoperasian bandara (25 April 2019), dan simulasi gabungan pengoperasian bandara bersama seluruh pemangku kepentingan terkait, seperti transportasi darat, maskapai penerbangan, petugas imigrasi, dan lainnya (26 April 2019). 

Pada 22 April 2019 juga akan dilaksanakan penilaian potensi gangguan dan risiko atau hazard identification and risk assesment (HIRA) oleh maskapai dan rapat koordinasi dengan para pemangku kepentingan serta table top exercise operasi bandara pada 23 April 2019.

Baca juga: Bandara NYIA Diyakini Dongkrak Pariwisata di Daerah Yogyakarta

Sementara itu, menurut Faik, permintaan slot penerbangan untuk Bandara Adisutjipto Yogyakarta masih tinggi. Dengan dialihkannya penerbangan internasional dari Bandara Adisutjipto ke Bandara Internasional Yogyakarta maka permintaan slot penerbangan tersebut dapat diakomodir.

"Aspek keselamatan juga dapat lebih terjamin karena panjang landas pacu Bandara Internasional Yogyakarta sepanjang 3.250 meter lebih panjang dari runway Bandara Adisutjipto," ujar Faik.

Terkait kesiapan moda transportasi pendukung, akan dilakukan uji coba ?pada 24 April 2019? saat dilakukan simulasi operasional. Transportasi tersebut itu antara lain bus Damri, taksi, kereta api, dan kendaraan pribadi.

Simulasi ini bertujuan untuk mengetahui waktu tempuh calon penumpang pesawat udara dari titik keberangkatan di Yogyakarta dan luar Yogyakarta menuju Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo.

Baca juga: Bandara NYIA Akan Berganti Nama Jadi Yogyakarta International Airport

?Pada 26 April 2019 akan disimulasikan pergerakan penumpang dari dalam dan luar kota hingga proses keberangkatan di terminal keberangkatan. Pada simulasi ini, infrastruktur dan layanan yang ada di bandara akan diuji.

Peserta simulasi akan melakukan proses check-in, pengurusan imigrasi, memasuki lounge keberangkatan, melalui garbarata, sampai masuk ke pesawat. Dalam simulasi gabungan 26 April 2019 juga akan dilakukan pendaratan pesawat.

Saat ini progres pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta untuk pengoperasian penerbangan internasional pada akhir April 2019 nanti telah hampir tuntas 100 persen. Sementara progres proyek keseluruhan yang ditargetkan rampung akhir 2019 mencapai 47 persen.




Close Ads X