Kompas.com - 12/08/2017, 16:30 WIB
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Agama (Kemenag) menyatakan mulai mengidentifikasi permasalahan pada program perjalanan ibadah umrah First Travel pada awal tahun 2017. Sejak 2016 sebetulnya sudah ada laporan yang ditujukan kepada Kemenag.

"Ada laporan di 2016 tapi segera ditindaklanjuti dengan mengomunikasikan ke pimpinan First Travel. Saat itu ada indikasi jamaah gagal berangkat," kata Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenag Mastuki dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (12/8/2017).

Kemudian, pada bulan Februari hingga Maret 2017, semakin banyak laporan dari masyarakat mengenai First Travel yang gagal memberangkatkan calon jemaah.

Laporan tersebut ada yang langsung ditujukan ke Kemenag maupun kanal lainnya, termasuk Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).

(Baca: Uang First Travel Menguap di Koperasi Pandawa)

 

Dalam laporan itu ditemukan semakin banyak calon jemaah yang gagal berangkat ke Tanah Suci. Skema keberangkatan terjadwal juga tidak dilakukan dengan baik.

Setelah itu, Kemenag mulai melakukan rangkaian mediasi. Pasalnya, kepentingan jemaah harus dikedepankan dan perusahaan penyelenggara ibadah umrah (PPIU) wajib melakukan pelayanan terstandar kepada jemaah.

"Kami mediasi sampai empat kali sebelum 18 Juli 2017 ketemu OJK (Otoritas Jasa Keuangan). 3 kali dari First Travel tidak hadir," ungkap Mastuki.

Ia mengungkapkan, pihaknya menyayangkan ketidakhadiran tersebut. Pasalnya, mediasi dilakukan agar semua pihak yang bersangkutan dapat berdiskusi dan menemukan solusi yang baik.

First Travel mengirimkan kuasa hukumnya, namun ditolak oleh pihak Kemenag lantaran tidak ada surat tugas.

Mastuki menuturkan, dalam menangani kasus First Travel, Kemenag juga berkomunikasi dengan OJK. Alasannya, OJK mengindikasikan ada usaha pengumpulan dana masyarakat untuk investasi.

"Jemaah banyak yang melaporkan. Kemenag mengkaji berbagai sisi, kemudian kami cabut izinnya, dengan alasan salah satunya adalah penelantaran jemaah," jelas Mastuki.

Kompas TV Ke Mana Dana First Travel?

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perusahaan Konsultan IT Asal AS Bidik Pasar 'Cloud Computing' di RI

Perusahaan Konsultan IT Asal AS Bidik Pasar "Cloud Computing" di RI

Whats New
Dekati UMKM, PT Pos Buka 7.700 'Drop Point' PosAja di 500 Kabupaten dan Kota

Dekati UMKM, PT Pos Buka 7.700 "Drop Point" PosAja di 500 Kabupaten dan Kota

Whats New
Mengapa Adopsi Komputasi Awan Penting untuk Transformasi Digital Perusahaan di Indonesia?

Mengapa Adopsi Komputasi Awan Penting untuk Transformasi Digital Perusahaan di Indonesia?

Whats New
Pemerintah Dinilai Perlu Tolak Intervensi Asing soal Kebijakan Industri Rokok

Pemerintah Dinilai Perlu Tolak Intervensi Asing soal Kebijakan Industri Rokok

Rilis
Genjot Produksi Jagung, Kementan Gandeng Bayer Indonesia

Genjot Produksi Jagung, Kementan Gandeng Bayer Indonesia

Whats New
Pertamina Kembangkan Teknologi Diesel Biohidrokarbon dan Bioavtur

Pertamina Kembangkan Teknologi Diesel Biohidrokarbon dan Bioavtur

Whats New
HUT Ke-77 RI, Menkominfo Sebut Digitalisasi Kunci Pemulihan Ekonomi

HUT Ke-77 RI, Menkominfo Sebut Digitalisasi Kunci Pemulihan Ekonomi

Whats New
Menhub: Gunakan Tema Besar HUT Ke-77 RI agar Sektor Transportasi Pulih Lebih Cepat

Menhub: Gunakan Tema Besar HUT Ke-77 RI agar Sektor Transportasi Pulih Lebih Cepat

Whats New
Cara Daftar m-Banking Mandiri lewat HP dengan Mudah

Cara Daftar m-Banking Mandiri lewat HP dengan Mudah

Whats New
Saat Para Penumpang Pesawat Sikap Sempurna dan Hormat Bendera...

Saat Para Penumpang Pesawat Sikap Sempurna dan Hormat Bendera...

Whats New
Simak Promo dan Diskon HUT Ke-77 RI di Taman Safari, Dufan hingga Trans Snow World

Simak Promo dan Diskon HUT Ke-77 RI di Taman Safari, Dufan hingga Trans Snow World

Whats New
HUT Ke-77 RI, Sandiaga Uno Ajak Pelaku Pariwisata Bangkit

HUT Ke-77 RI, Sandiaga Uno Ajak Pelaku Pariwisata Bangkit

Whats New
Kemendagri: Banyak Kasat Pol PP yang Belum Punya Sertifikat PPNS

Kemendagri: Banyak Kasat Pol PP yang Belum Punya Sertifikat PPNS

Rilis
Luhut Nilai Peringatan HUT Ke-77 RI Sangat Spesial, Ini Alasannya

Luhut Nilai Peringatan HUT Ke-77 RI Sangat Spesial, Ini Alasannya

Whats New
Sandiaga Uno Ajak Investor Brunei Darussalam Tanam Investasi di 5 Destinasi Super Prioritas dan KEK

Sandiaga Uno Ajak Investor Brunei Darussalam Tanam Investasi di 5 Destinasi Super Prioritas dan KEK

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.