Kembangkan Ekonomi Syariah, BI Libatkan Tiga Lembaga Syariah

Kompas.com - 24/01/2018, 19:43 WIB
Penandatanganan nota kesepahaman komitmen pengembangan ekonomi syariah oleh Bank Indonesia (BI) dengan tiga lembaga, yaitu Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Kantor MUI, Jakarta, Rabu (24/1/2018). KOMPAS.com/ PRAMDIA ARHANDO JULIANTOPenandatanganan nota kesepahaman komitmen pengembangan ekonomi syariah oleh Bank Indonesia (BI) dengan tiga lembaga, yaitu Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Kantor MUI, Jakarta, Rabu (24/1/2018).
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) menyepakati komitmen pengembangan ekonomi syariah dengan tiga lembaga, yaitu Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Penandatanganan nota kesepahaman ditandatangani oleh Gubernur BI, Agus Dermawan Wintarto Martowardojo, serta pimpinan masing-masing lembaga, yaitu Ketua Umum MUI, KH. Ma’ruf Amin, Ketua Badan Pelaksana BWI, Muhammad Nuh, dan Ketua Baznas, Bambang Sudibyo di Kantor MUI, Jakarta, Rabu (24/1/2018).

Gubernur BI Agus Dermawan Wintarto Martowardojo mengatakan, penandatanganan kesepakatan ini diharapkan dapat mendukung dan mewujudkan iklim yang kondusif bagi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia.

"Kami meyakini sinergi yang dibangun BI, MUI Badan Wakaf dan Baznas dalam pengembangan ekonomi keuangan syariah akan mendapat landasan yang kokoh," ujar Agus di lokasi acara.

Baca juga: Ekonomi Syariah Berkembang, Pangsa Perbankan Syariah Melonjak

Dia mengungkapkan, dalam penandatangan tersebut disepakati fokus pada tiga kegiatan utama pengembangan ekonomi syariah.

"Pertama, pendalaman pasar keuangan syariah. Kedua, pemberdayaan ekonomi syariah. Ketiga, penguatan riset dan edukasi keuangan syariah," sebutnya.

Menurut dia, ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia terus berkembang, hal ini ditandai oleh perkembangan berbagai lembaga keuangan Islam seperti perbankan syariah, takaful, koperasi syariah, dan pasar keuangan syariah, serta berbagai lembaga sosial Islam.

Selain pasar keuangan syariah, industri ekonomi syariah juga terus berkembang, hal tersebut mencakup sektor-sektor ekonomi syariah secara luas seperti makanan halal, fashion syariah, pengobatan dan kosmetik, serta usaha (bisnis) syariah.

"Kerja sama ini mempertegas komitmen dari masing-masing pihak untuk bersinegeri, berkordinasi mengembangkan ekonomi syariah yang sudah terbangun selama ini," papar Agus.

Kompas TV Wakil Presiden Jusuf Kalla secara resmi melakukan pembukaan Indonesia Shari’a Economic Festival 2017 di Surabaya, Jawa Timur.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.