Perbaikan "Underpass", Waskita Karya Masih Tunggu Penyelidikan Selesai

Kompas.com - 13/02/2018, 13:25 WIB
Puing-puing beton sisa reruntuhan tembok Perimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta dibersihkan dari badan jalan, Kamis (8/2/2018). Ridwan Aji Pitoko/KOMPAS.comPuing-puing beton sisa reruntuhan tembok Perimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta dibersihkan dari badan jalan, Kamis (8/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak PT Waskita Karya selaku kontraktor yang mengerjakan proyek underpass atau terowongan di Jalan Perimeter Selatan, Bandara Soekarno-Hatta, menjanjikan segera memperbaiki area tersebut yang dinding betonnya sempat ambrol pada Senin (5/2/2018) lalu. Akibat peristiwa tersebut, satu orang meninggal dunia, satu lagi masih dirawat, dan Jalan Perimeter Selatan sementara ditutup untuk umum.

"Kami akan segera memperbaiki underpass itu, tapi harus menunggu penyelidikan dari pihak kepolisian selesai dulu," kata Kepala Bagian Humas dan CSR PT Waskita Karya, Poppy Sukmawati, saat dihubungi Kompas.com pada Selasa (13/2/2018).

Menurut Poppy, selama area di sekeliling insiden itu masih terpasang garis polisi, maka pihaknya belum bisa melakukan pengerjaan untuk perbaikan underpass. Sehingga, waktu untuk memulai perbaikan tergantung kapan polisi selesai menyelidiki area tersebut.

Saat perbaikan underpass dilaksanakan nanti, pihak Waskita Karya menjanjikan untuk memperkuat material di dalamnya dua kali lipat dibanding pengerjaan awal. Hal itu dilakukan guna memastikan keamanan dan keselamatan pengguna jalan yang melintas di sana.

Baca juga : Permudah Penumpang Pindah Peron, Underpass Baru Dibangun di 4 Stasiun

Adapun underpass itu dibangun untuk mengakomodasi akses pengendara kendaraan bermotor, baik yang dari dan menuju ke Bandara Soekarno-Hatta, karena sebagian Jalan Perimeter Selatan dipakai untuk rel kereta Bandara Soekarno-Hatta.

Selama Jalan Perimeter Selatan ditutup, pengendara diarahkan untuk mengakses bandara melalui jalur lain, yaitu Jalan Perimeter Utara, Rawa Bokor, dan akses tol.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.