Sri Mulyani: Kedatangan Bos IMF Bukan untuk Tawarkan Utang ke Indonesia

Kompas.com - 27/02/2018, 15:00 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat konferensi pers terkait penerbitan sukuk global di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (26/2/2018).KOMPAS.com/ PRAMDIA ARHANDO JULIANTO Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat konferensi pers terkait penerbitan sukuk global di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (26/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur pelaksana Dana Moneter Internasional ( IMF) Christine Lagarde tengah berada di Indonesia untuk menghadiri beberapa agenda.

Kedatangan Lagarde pun untuk memantau secara langsung persiapan Indonesia sebagai tuan rumah Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 pada Oktober 2018.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menuturkan, hadirnya Lagarde di Indonesia merupakan bagian dari Voyage to Indonesia, rangkaian program Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia.

Ia pun menghadiri konferensi tingkat tinggi untuk bertukar pikiran mengenai perekonomian global dan Asia Tenggara.

Sri Mulyani pun mengaku, dirinya kerap memperoleh pertanyaan melalui media sosial perihal kedatangan Lagarde ke Indonesia. Sejumlah warganet bertanya apakah kedatangan Lagarde untuk menawarkan utang kepada Indonesia.

Baca juga : Sri Mulyani Ungkap Isi Pertemuan Jokowi dan Bos IMF

Sri Mulyani pun menampiknya. Menurut dia, IMF tidak menawarkan utang kepada Indonesia.

"Di media sosial ditanyakan apa Lagarde mau memberikan pinjaman? Tidak," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers Konferensi Tingkat Tinggi bertajuk "New Growth Models in a Changing Global Landscape" di Jakarta, Selasa (27/2/2018).

Sri Mulyani pun mengungkapkan, Lagarde telah bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Dalam kesempatan tersebut, Presiden pun telah menyampaikan berbagai pencapaian yang telah ditorehkan Indonesia dalam bidang perekonomian dan sektor lainnya.

Pada akhirnya, Lagarde pun dapat menyampaikan semua pencapaian Indonesia tersebut kepada dunia. Yang akhirnya, dunia dapat memberikan kepercayaan kepada Indonesia terkait kebijakan ekonomi yang mandiri.

Baca juga : Persiapan Pertemuan IMF, dari Tiket hingga Antisipasi Gunung Agung

Namun demikian, Indonesia juga terbuka untuk kerja sama dengan berbagai pihak untuk menopang pertumbuhan ekonomi.

Sri Mulyani pun menuturkan, pemerintah tidak segan pula menyampaikan beragam tantangan yang dihadapi agar dapat menjadi pelajaran untuk memajukan perekonomian bersama.

Kompas TV Presiden Joko Widodo mengajak blusukan bos Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde ke Pasar Tanah Abang dan Rumah Sakit Pusat Pertamina.


Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X