Kemenkeu Tunggu Usulan Bulog untuk Cairkan Anggaran Cadangan Beras

Kompas.com - 26/03/2018, 14:32 WIB
Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERADirektur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan pihaknya masih menunggu usulan Harga Pokok Penjualan (HPP) untuk menambah stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang statusnya saat ini minus.

Perusahaan Umum Badan Usaha Logistik (Perum Bulog) beberapa waktu lalu menyatakan bahwa CBP minus 27.888 ton sehingga diperlukan anggaran pemerintah untuk CBP tahun ini yang belum cair.

"Kami menunggu usulan, dananya ada Rp 2,5 triliun, tapi mekanismenya kami masih tunggu usulan dari Bulog. Kami lagi mau hitung standar biayanya, HPP (Harga Pembelian Pemerintah)-nya," kata Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani saat ditemui pewarta di gedung Kemenkeu, Jakarta Pusat, Senin (26/3/2018).

Baca juga : Bulog Segera Rampungkan Penugasan Impor Beras

Askolani menjelaskan, HPP akan dijadikan basis dalam menentukan berapa volume beras yang dibutuhkan agar CBP bisa kembali tercukupi. Menurut dia, ketersediaan beras harus dipastikan terutama sebelum memasuki bulan puasa dan Lebaran.

"Bulog akan usulkan ke kami, baru kami akan bahas sambil mereka usulkan (jumlah) anggarannya," tutur Askolani.

CBP merupakan beras jenis tertentu milik pemerintah dalam jumlah tertentu di mana dananya berasal dari APBN dan dikelola oleh Perum Bulog.

Peruntukkan CBP adalah untuk memenuhi kebutuhan beras masyarakat serta dalam rangka mengantisipasi masalah kekurangan pangan, gejolak harga, keadaan darurat, serta untuk memenuhi kesepakatan Cadangan Beras Darurat ASEAN.

Kompas TV Memasuki bulan maret atau masa panen raya petani serapan beras Bulog masih minim.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Mau Larang Ekspor Timah dan Bauksit Tahun Ini

Jokowi Mau Larang Ekspor Timah dan Bauksit Tahun Ini

Whats New
Ditawari Gabung ICAO, Menhub: Kemajuan Sektor Penerbangan Kita Diakui Dunia Internasional

Ditawari Gabung ICAO, Menhub: Kemajuan Sektor Penerbangan Kita Diakui Dunia Internasional

Whats New
IFG: Dana Pensiun Bisa Kurangi Ketergantungan RI dari Modal Asing

IFG: Dana Pensiun Bisa Kurangi Ketergantungan RI dari Modal Asing

Whats New
Berlaku Hari Ini, Simak Aturan Lengkap Syarat Perjalanan Dalam Negeri dengan Kapal Laut

Berlaku Hari Ini, Simak Aturan Lengkap Syarat Perjalanan Dalam Negeri dengan Kapal Laut

Whats New
Atasi Wabah PMK, Kementan Kirim Obat-obatan Senilai Rp 534,29 Juta ke Beberapa Wilayah

Atasi Wabah PMK, Kementan Kirim Obat-obatan Senilai Rp 534,29 Juta ke Beberapa Wilayah

Whats New
LKPP Segera Terbitkan Aturan Pengadaan Barang Jasa Khusus IKN

LKPP Segera Terbitkan Aturan Pengadaan Barang Jasa Khusus IKN

Whats New
Gelar Halalbihalal, J99 Corp Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik

Gelar Halalbihalal, J99 Corp Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik

Whats New
Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

Whats New
Lin Chen Wei Tersangka Kasus Ekspor CPO, Anggota DPR Minta Kementerian yang Gunakan Jasanya Beri Klarifikasi

Lin Chen Wei Tersangka Kasus Ekspor CPO, Anggota DPR Minta Kementerian yang Gunakan Jasanya Beri Klarifikasi

Whats New
Tren Belanja Kuartal I-2022, Tokopedia: Masker Kesehatan Laris Manis

Tren Belanja Kuartal I-2022, Tokopedia: Masker Kesehatan Laris Manis

Whats New
Harga Sawit Petani Anjlok, Tapi Ironinya Minyak Goreng Tetap Mahal

Harga Sawit Petani Anjlok, Tapi Ironinya Minyak Goreng Tetap Mahal

Whats New
Prokes Dilonggarkan, Simak Syarat Perjalanan Lengkap Kereta Api Terbaru

Prokes Dilonggarkan, Simak Syarat Perjalanan Lengkap Kereta Api Terbaru

Whats New
Shopee Tebar Diskon Hingga 60 Persen untuk Produk Kebutuhan Rumah

Shopee Tebar Diskon Hingga 60 Persen untuk Produk Kebutuhan Rumah

Spend Smart
Larangan Ekspor Belum Mempan, Harga Minyak Goreng Masih Saja Mahal

Larangan Ekspor Belum Mempan, Harga Minyak Goreng Masih Saja Mahal

Spend Smart
Kemenkominfo Gelar Startup Gathering Road to Hub.id Summit 2022

Kemenkominfo Gelar Startup Gathering Road to Hub.id Summit 2022

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.