Survei: 66 Persen Bank di Indonesia Terapkan Strategi Digital

Kompas.com - 10/07/2018, 17:22 WIB
Ilustrasi digital SHUTTERSTOCKIlustrasi digital
Penulis Mutia Fauzia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagian besar bank di Indonesia telah memanfaatkan teknologi digital sebagai bagian dari strategi perusahaan.

Berdasarkan hasil survei perbankan digital yang dilakukan Pricewaterhouse Coopers (PwC) Indonesia terhadap Bank-bank di Indonesia ( Digital Banking Survey of Indonesian Banks), 66 persen responden yang merupakan bankir eksekutif senior di lembaga-lembaga perbankan di Indonesia telah mengembangkan strategi digital sebagai bagian dari strategi perusahaan.

Digitalisasi dilakukan karena disrupsi digital telah mulai memasuki dunia perbankan. Oleh karenanya, sejumlah bank di Indonesia mempertimbangkan jalur digital sebagai bagian dari strategi perusahaan mereka.

Bankir yang terlibat di dalam survei ini berasal dari Bank Pembangunan Daerah ( BPD), bank-bank joint venture, bank lokal, bank syariah, serta bank BUMN.

Baca juga: Bagi Perbankan, Digitalisasi adalah Keharusan

Adapun hanya 12 persen responden mengindikasikan strategi digital diciptakan sebagai bagian dari strategi tekonologi informasi.

Sementara, 16 persen responden lainnya mengaku telah menggunakan strategi digital sebagai bagian dari strategi produk atau nasabah.

"Dari survei ini jua bisa dilihat bahwa hanya 4 persen dari responden yang mengindikasikan bahwa mereka telah memiliki dokumen strategi digital terpisah yang berdiri sendiri," sebut Technology and Risk Consulting Leader PwC Indonesia Chairil Tarunajaya, Selasa (10/7/2018).

Respon yang muncul dalam survei ini menunjukkan, strategi digital tak lagi hanya digunakan sebagai inisiatif IT saja tetapi telah menjadi salah satu strategi usaha.

Baca juga: OJK: Kalau Tidak Kolaborasi, Perbankan Bisa Tergilas Fintech

Chairil menjelaskan, pengembangan strategi digital sebagai bagian dari strategi perusahaan di industri perbankan bukan tanpa halangan.

Melalui hasil survei juga ditunjukkan, hanya 38 persen dari bank BUMN dan 44 persen dari bank Bku 4 yang telah memasukkan strategi digital sebagai bagian dari strategi perusahaan.

"Hal ini mungkin merupakan indikasi bahwa bank-bank besar telah memulai perjalanan menuju transformasi digital. Namun, masih ada tantangan-tangan dalam mengembangkan pandangan yang sama tentang strategi digital di bank-bank ini," ujar dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X