Puji Menteri Susi Berdedikasi, Menteri Perikanan Norwegia Ingin Bertemu di Bali

Kompas.com - 16/10/2018, 15:59 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menjajakan pin kepada hadirin di Kantor Pusat FAO di ROma, Italia, Selasa (5/6/2018). Pin tersebut berisi tema Our Ocean Conference yang akan diselenggarkan di Bali, 29-30 Oktober 2018. Kompas/Wisnu NugrohoMenteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menjajakan pin kepada hadirin di Kantor Pusat FAO di ROma, Italia, Selasa (5/6/2018). Pin tersebut berisi tema Our Ocean Conference yang akan diselenggarkan di Bali, 29-30 Oktober 2018.

COPENHAGEN, KOMPAS.com - Menteri Perikanan Norwegia Harald Nesvik akan berkunjung ke Bali dalam waktu dekat ini. Dia berencana menemui Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Nesvik mengatakan akan menghadiri acara Our Ocean Conference yang digelar di Bali pada 29-30 Oktober 2018. 

“Ya, saya akan datang dan menemuinya,” kata Nesvik saat berbincang dengan Kompas.com dan Kumparan di sela-sela acara International Symposium of Fisheries Crima yang berlangsung di Copenhagen, Denmark, Senin (15/10/2018).

Meski belum pernah bertemu dengan Menteri Susi, Nesvik mengaku sudah mendengar sepak terjangnya. Dia menyebut Susi sebagai sosok yang penuh dedikasi.

Baca juga: Indonesia Dorong Dunia Serius Perangi Kejahatan Lintas Negara di Industri Perikanan

 “Saya belum pernah bertemu beliau, tapi saya sangat tertarik untuk segera bertemu. Saya tahu beliau sangat berdedikasi penuh dan melakukan yang terbaik untuk negaranya,” kata Nesvik sambil tersenyum.

“Ini pertama bertemu dan banyak hal yang akan saya bahas bersama beliau dan kerja sama Indonesia dan Norwegia ke depan,” katanya lagi.

Our Ocean Conference di Bali

Menteri Perikanan Norwegia Harald Nesvik.KOMPAS.COM/ANA SHOFIANA SYATIRI Menteri Perikanan Norwegia Harald Nesvik.
Mengenai Our Ocean Conference di Bali, Nesvik menyatakan harapannya bahwa akan makin banyak pihak-pihak yang membahas masalah kelautan. 

“Kita harus melakukan itu bersama. Ini bukan masala nasional, ini masalah global. Saya berharap OOC menghasilkan kesepakatan global untuk penyehatan laut,” ujarnya.

Our Ocean Conference (OOC) tahun 2018 akan berlangsung di Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Bali pada tanggal 29-30 Oktober 2018. 

Baca juga: Melawan Illegal Fishing, Penenggelaman 488 Kapal, dan Dampak Positifnya

 

Konferensi kelautan internasional dengan mengangkat tema "Our Ocean, Our Legacy" ini merupakan gelaran ke-5 setelah terselenggaranya OCC ke-4 di Malta tahun lalu. Selanjutnya, acara ini akan digelar di Norwegia pada 2019.

Konferensi ini mengundang pemimpin-pemimpin dunia kelautan yang berkomitmen melakukan perubahan bersama guna mengubah tantangan menjadi peluang kerja sama, inovasi, dan keberlanjutan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Bayar Pajak Motor Online Melalui Tokopedia

Cara Bayar Pajak Motor Online Melalui Tokopedia

Whats New
Menengok Penyebab Mengapa Minyak Goreng Murah Masih Susah Didapatkan di Ritel Modern

Menengok Penyebab Mengapa Minyak Goreng Murah Masih Susah Didapatkan di Ritel Modern

Whats New
[POPULER MONEY] Harga Emas Antam Anjlok | Mengenal Skema Ponzi | Harga Minyak Goreng Turun Jadi Rp 11.500

[POPULER MONEY] Harga Emas Antam Anjlok | Mengenal Skema Ponzi | Harga Minyak Goreng Turun Jadi Rp 11.500

Whats New
BCA Siapkan Rp 400 Miliar untuk Suntik Modal ke Startup

BCA Siapkan Rp 400 Miliar untuk Suntik Modal ke Startup

Whats New
Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Alfamart

Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Alfamart

Whats New
Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Whats New
Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Whats New
Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Whats New
Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Rilis
Di Hadapan Tony Blair, Jokowi Tegaskan Tak Mau Ekspor Bahan Mentah

Di Hadapan Tony Blair, Jokowi Tegaskan Tak Mau Ekspor Bahan Mentah

Whats New
Bangun Sistem Transportasi IKN Butuh Rp 582,6 Miliar di 2022, Menhub Undang Swasta Berpartisipasi

Bangun Sistem Transportasi IKN Butuh Rp 582,6 Miliar di 2022, Menhub Undang Swasta Berpartisipasi

Whats New
Tumbuh 66,8 Persen, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp 28 Triliun pada 2021

Tumbuh 66,8 Persen, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp 28 Triliun pada 2021

Whats New
Pengembangan Kawasan Industri Terus Digenjot

Pengembangan Kawasan Industri Terus Digenjot

Whats New
Mentan RI dan Mentan Australia Bahas 3 Hal Penting, dari Ekspor Beras hingga Impor Daging

Mentan RI dan Mentan Australia Bahas 3 Hal Penting, dari Ekspor Beras hingga Impor Daging

Whats New
Laba BCA Melampaui Perkiraan, Tumbuh 15,8 Persen di 2021

Laba BCA Melampaui Perkiraan, Tumbuh 15,8 Persen di 2021

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.