Sri Mulyani: Bea Cukai dan Pajak Banyak Diterpa Hoaks Pungli

Kompas.com - 03/12/2018, 12:30 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ketika ditemui awak media selepas Upacara Peringatan Hari Pahlawan di kawasan Kementerian Keuangan, Senin (12/11/2018). Kompas.com/Mutia FauziaMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ketika ditemui awak media selepas Upacara Peringatan Hari Pahlawan di kawasan Kementerian Keuangan, Senin (12/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapan, banyak berita bohong atau hoaks yang menyudutkan petugas bea cukai dan petugas pajak.

Salah satunya, kata dia, hoaks itu menyebut kedua pegawai lembaga yang berada di bawah Kementerian Keuangan itu melakukan pungutan liar (pungli).

"Saya sampaikan beberapa saat ini saya juga melihat banyak sekali terjadi hoaks jadi bea cukai (disebut) memungut atau meminta sumbangan," ujarnya saat bicara di CEO Network, Jakarta, Senin (3/12/2018).

"Tolong kalau ada yang seperti ini hati-hati," sambung mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu.

Baca juga: Kemenkeu Sering Borong Penghargaan, Sri Mulyani Justru Khawatir

Sri Mulyani mengatakan, ada bebarapa orang yang mengatakan bahwa petugas bea cukai dan petugas pajak melakukan pungutan secara liar.

Namun demikian, perempuan yang kerap disapa Ani tersebut langsung membantah hal itu. Ia menegaskan bahwa hal itu tidaklah benar.

"Itu pasti tidak benar," kata Sri Mulyani.

Bila ada petugas bea cukai dan pajak meminta uang di luar di luar ketentuan, Sri Mulyani meminta agar masyarakat segera melaporkannya ke Kementerian Keuangan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X