Perkuat Penjualan Online, Sarinah Gandeng E-Commerce

Kompas.com - 23/12/2018, 17:44 WIB
Mal Sarinah Kota Malang, Jumat (16/11/2018). Gedung berdiri di lokasi yang sarat sejarah.KOMPAS.com/ANDI HARTIK Mal Sarinah Kota Malang, Jumat (16/11/2018). Gedung berdiri di lokasi yang sarat sejarah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak peritel PT Sarinah (Persero) mengungkapkan, untuk menyasar pasar kaum muda, perseroan tengah menggencarkan penjualan online toko fisik mereka lewat sarinahonline.co.id.

Direktu Retail Sarinah Lies Permana Lestari menyebut selain mengembangkan portal belanja sendiri, Sarinah juga bekerja sama dengan berbagai e-commerce.

“Adanya (toko) online pasti ada dampak. Para millenial, mereka mikir pengen cepat dan mudah. Makanya kami meng-online-kan barang kami juga,” ujar Lies di Kawasan Gedung Sarinah, Jakarta Pusat, Minggu (23/12/2018).

Lies menyebut bahwa penjualan Sarinah dari kanal online belum besar, mengingat kanal penjulan online tersebut baru diluncurkan satu tahun yang lalu.

Baca juga: Mendag Minta Sarinah Jual Lebih Banyak Produk Dalam Negeri

“Lumayan (penjualannya), baru launching 29 Desember 2017 juga. Kita juga banyak lakukan kolaborasi dengan e-commerce yang sudah establish seperti Shopee, JD.id, Bukalapak. Kita kerja sama dengan marketplace lain juga,” papar Lies.

Dari hasil pantauan Lies selama setahun adanya kanal online Sarinah, perhiasan dan aksesoris justru paling laku diburu pembeli.

“Yang paling laku seperti jam dan perak. Perak sih yang paling laku. Karena mereka yakin, tidak usah pegang hanya liat di foto. Kita juga selalu menjaga apa yang difoto dan aslinya itu sesuai,” jelasnya.

Lies optimis jika Sarinah bisa melewati perubahan zaman dengan program-program menariknya. Di mana membidik pasar milenial adalah salah satu jalan agar Sarinah bisa tetap eksis dan dilirik.

Baca juga: Pembayaran E-commerce Naik, Transaksi Kartu Kredit Bisa Tumbuh 5 Persen di 2019

“Masalah shifting saja (ke online), seberapa lama da seberapa jauh bisa diantisipasi. Sarinah sudah punya uniknya sendiri, kita sudah punya pasar sendiri. Kalo sarinah punya keunikan craft and fashion etnik jadi itu yang kita pegang dulu nanti mau dipasarkan mau offline atau di kombinasi dengan online itu nanti merupakam diserfikasi lagi,” tandasnya.




Close Ads X