Bukalapak dan Pemprov Bangka Belitung Dorong Pelaku UMKM "Go Digital"

Kompas.com - 18/01/2019, 14:55 WIB
Muhamad Fajrin Rasyid, Presiden Bukalapak.
KOMPAS.com/Wahyunanda Kusuma PertiwiMuhamad Fajrin Rasyid, Presiden Bukalapak.

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan e-commerce Bukalapak dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung sepakat bekerja sama untuk mengembangkan potensi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Kedua belah pihak telah meneken nota kesepakatan ini kemarin.

Presiden Bukalapak Fajrin Rasyid mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk mengembangkan potensi UMKM yang ada di Indonesia.

"Kali ini bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kami berharap dapat 'menaikkelaskan' para pelaku usaha dan penetrasi digital di kalangan masyarakat Kepulauan Bangka Belitung akan semakin menyeluruh. Kami juga akan mewujudkan Digital Province dalam berbagai aspek di pemerintahan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” kata Fajrin dalam kerangan resminya dikutip Kompas.com, Jumat (18/1/2019).

Fajrin mengatakan, saat ini di Kepulauan Bangka Belitung terdapat 200.000 lebih pelaku UMKM dan 6.000 di antaranya sudah bergabung dengan Bukalapak. Kemudian, ratusan pengusaha warung tradisional telah mendaftarkan warung mereka menjadi bagian dari mitra Bukalapak.

Baca juga: Bukalapak Investasi Rp 1 Triliun untuk Kembangkan Warung Mitra

"Jumlah pelapak dan mitra Bukalapak ini akan terus ditingkatkan dengan melakukan edukasi kepada para pelaku UMKM. Berbagai manfaat menjalankan bisnis secara online akan dibagikan melalui kegiatan pendampingan yang akan dilakukan oleh Bukalapak," ujarnya.

Fajrin menuturkan, para pelapak Kepulauan Bangka Belitung diharapkan bisa menjadi penggerak ekonomi daerah setempat sekaligus memperkenalkan produk komoditas unggulan daerah, seperti lada putih kepada masyarakat Indonesia lebih meluas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Komunitas Bukalapak saat ini juga telah hadir di Kepulauan Bangka Belitung, juga dapat dimanfaatkan oleh para pelapak untuk berinteraksi dan berdiskusi bagaimana meningkatkan kapasitas diri mereka dalam berbisnis di Bukalapak," lanjutnya.

Bukalapak, lanjut Fajrin, akan memfasilitasi para pelaku usaha dengan mengadakan berbagai kegiatan yang akan menambah kapasitas mereka dalam mengoptimalkan pemasaran barang mereka berbasis online di Bukalapak. Bukalapak juga melakukan pendampingan kepada para pelaku usaha melalui pelatihan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan mereka.

Baca juga: Harbolnas 2018, Bukalapak Dorong UKM untuk Naik Kelas

Selain itu, Bukalapak juga akan menyediakan halaman khusus untuk pelapak di Kepulauan Bangka Belitung pada situs Bukalapak.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banyak Kegiatan Abaikan Protokol Kesehatan, Pemerintah Mulai Waspada Gelombang Ketiga Covid-19

Banyak Kegiatan Abaikan Protokol Kesehatan, Pemerintah Mulai Waspada Gelombang Ketiga Covid-19

Whats New
Akhir Tahun, IHSG Berpeluang Berada di Level 6.900-an

Akhir Tahun, IHSG Berpeluang Berada di Level 6.900-an

Whats New
Restrukturisasi Kredit: Pengertian, Syarat, dan Contoh

Restrukturisasi Kredit: Pengertian, Syarat, dan Contoh

Spend Smart
Pupuk Kaltim Ajak Masyarakat Bangga Gunakan Produk Indonesia

Pupuk Kaltim Ajak Masyarakat Bangga Gunakan Produk Indonesia

Rilis
BI: Uang yang Rusak Bisa Ditukarkan

BI: Uang yang Rusak Bisa Ditukarkan

Whats New
Manfaatkan Teknologi, Pembudidaya Ikan di Tulungagung Bisa Jual 35 Ton Ikan Per Bulan

Manfaatkan Teknologi, Pembudidaya Ikan di Tulungagung Bisa Jual 35 Ton Ikan Per Bulan

Whats New
Pemerintah Akan Alihkan Dana Penanganan Covid-19 dari DAU dan DBH Untuk Program Lain

Pemerintah Akan Alihkan Dana Penanganan Covid-19 dari DAU dan DBH Untuk Program Lain

Whats New
 BEI: 26 Perusahaan Antre IPO, 16 di antaranya Beraset di Atas Rp 250 Miliar

BEI: 26 Perusahaan Antre IPO, 16 di antaranya Beraset di Atas Rp 250 Miliar

Whats New
Tak Hanya Evergrande, Kian Banyak Pengembang Properti China Alami Gagal Bayar Utang

Tak Hanya Evergrande, Kian Banyak Pengembang Properti China Alami Gagal Bayar Utang

Whats New
Mau Dapat Suku Bunga Tabungan 9,5 Persen? Ini Syaratnya

Mau Dapat Suku Bunga Tabungan 9,5 Persen? Ini Syaratnya

Spend Smart
Penumpang KRL Diminta Cek KRL Access dan Hindari Jam Sibuk

Penumpang KRL Diminta Cek KRL Access dan Hindari Jam Sibuk

Whats New
12 Temuan Ombudsman Terkait Tata Kelola Cadangan Beras Pemerintah

12 Temuan Ombudsman Terkait Tata Kelola Cadangan Beras Pemerintah

Whats New
Pemerintah Terapkan PPKM Level 1 di 18 Kabupaten/Kota Luar Jawa-Bali, Ini Wilayahnya

Pemerintah Terapkan PPKM Level 1 di 18 Kabupaten/Kota Luar Jawa-Bali, Ini Wilayahnya

Whats New
Pertamina Bongkar Aksi Penimbunan BBM Bersubsidi di Kabupaten Semarang

Pertamina Bongkar Aksi Penimbunan BBM Bersubsidi di Kabupaten Semarang

Rilis
PPKM Diperpanjang, Tempat Bermain Anak Boleh Dibuka, Usia di Bawah 12 Tahun Boleh ke Tempat Wisata

PPKM Diperpanjang, Tempat Bermain Anak Boleh Dibuka, Usia di Bawah 12 Tahun Boleh ke Tempat Wisata

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.